adplus-dvertising

Ini Faktor Harga Ayam Potong di Pasar Kolaka Melonjak Naik Jelang Lebaran

Muh. Sabil, telisik indonesia
Senin, 10 Mei 2021
1712 dilihat
Ini Faktor Harga Ayam Potong di Pasar Kolaka Melonjak Naik Jelang Lebaran
Penjual ayam potong di pasar raya Mekongga Kolaka. Foto: Muh. Sabil/Telisik

" Iye di sini ayam banyak dari Sidrap, Selatan "

KOLAKA, TELISIK.ID - Dua hari jelang lebaran hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah, harga daging ayam di Pasar raya Mekongga Kolaka terpantau mengalami kenaikan harga.

Kenaikan tersebut sering terjadi seperti pada tahun sebelumnya, apalagi saat detik-detik mendekati hari lebaran Idul Fitri.

Dari pantauan Telisik.id di pasar raya Mekongga Kolaka, lonjakan harga daging ayam dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, karena meningkatnya jumlah pembeli secara signifikan terutama dihari H-2 sampai H-1 jelang lebaran.


Kemudian kedua, harga pangan makanan ayam potong yang juga naik, sehingga para pedagang terpaksa menaikkan harga jual di pasaran demi untuk mengimbangi antara modal (harga beli) dengan keuntungan (harga jual) yang didapatkan.

Untuk harga ayam sendiri beragam, tergantung pada ukuran dan berat timbangan (kilogram). Harga rata-rata ayam potong di pasar raya Mekongga Kolaka, berkisar sekira Rp 65 ribu - Rp 70 ribu per ekornya.

Baca Juga: 3 Hari Jelang Lebaran, Harga Ayam di Kendari Melonjak

Sedangkan harga sebelumnya saat di luar bulan puasa, berkisar antara Rp 55 ribu - Rp 60 ribu per ekor.

"Iye harga ayam Rp 70 ribu satu ekor, naik sebelumnya dari Rp 55 ribu, tapi selama puasa apalagi satu dua hari dekat lebaran naik semua ayam, mahal," terang Andi Gusti (20), seorang penjual ayam potong, Senin (10/5/2021).

Penjual lainnya, Sofyan (32) mengutarakan, kenaikan harga yang tinggi terjadi karena kebanyakan ayam didatangkan dari daerah Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Iye di sini ayam banyak dari Sidrap, Selatan," singkat Sofyan.

Untuk diketahui, di Kabupaten Kolaka sebenarnya sudah terdapat beberapa tempat lokasi peternakan dan pengembangan ayam potong, seperti di daerah Kecamatam Sabilambo, Latambaga, dan Toshiba.

Akan tetapi, belum mampu untuk memenuhi kebutuhan konsumen pasar. Para peternak ayam dalam sekali produksi hanya mampu menyediakan kebutuhan pasar sebanyak 1.000 - 2.000 ekor dalam sebulan.

Baca Juga: Ini Harga Daging Sapi, Daging Ayam, dan Cabe Jelang Lebaran

"Sebetulnya ada tempat peternak ayam potong di Kolaka, hanya itu saja belum bisa imbangi kebutuhan pembeli makanya sebagian kita ambil dari Selatan", jelas Kasman (26), seorang pedagang ayam potong.

"Peternakan ayam disini Kolaka paling bisa produksi porsi seribu sampe dua ribu ekor saja,"sambungnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Marniati (44), ketika dimintai keterangan menuturkan, kenaikan sudah biasa terjadi setiap akan mendekati lebaran hari raya Idul Fitri, sehingga dirinya tidak terlalu mempermasalahkan hal itu.

"Sudah biasa mi begini harganya ayam kalo dekat lebaran, jadi tidak kaget-kaget ji," jelas Marniati sambil becanda. (A)

Reporter: Muh. Sabil

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga