KENDARI, TELISIK.ID - Isu kasus pembusuran yang belakangan marak terjadi di Kota Kendari, dikaitkan dengan pilkada 2024 mendatang ditepis oleh Kapolresta Kendari.
Apalagi maraknya kasus pembusuran yang terjadi, tidak memandang bulu dan terjadi dengan rentan waktu yang tidak terlalu lama.
Kaporesta Kendari, Kombespol Muh Eka Faturrahman mengatakan, motif pelaku melakukan pembusuran, murni karena permasalahan pribadi, tidak ada kaitannya dengan isu politik yang bergilur di masyarakat sekarang ini.
"Pelaku bernama Fadil menjadi tersangka dalam kasus pembusuran yang ada di Kota Kendari. Motif dari pelaku semata-mata ingin melapiaskan amarahnya, lantaran salah satu temannya mendapatkan ancaman pemukulan. Dari kasus tersebut kemudian pelaku melampiaskan kekesalnya terhadap para korban," ungkap Eka Faturrahman, Rabu (18/5/2022).
Baca Juga: Antisipasi Kerusakan Ekosistem Lahan Basah, Dishut Sulawesi Tenggara Tanam Ribuan Bibit Mangrove
