KENDARI, TELISIK.ID - Pernikahan bukanlah perkara sederhana dengan menyelenggarakan resepsi, tetapi melalui berbagai aspek yang diperlukan, salah satunya usia.
Banyak orang yang mendambakan untuk menikah dan memiliki anak di usia muda dengan berbagai alasannya. Namun, usia juga menjadi salah satu pemicu hancurnya pernikahan. Faktanya banyak kasus pernikahan dini yang berujung dengan perceraian.
Mengutip Kompas.com, sebuah penelitian dilakukan oleh Institute of Family Studies (IFS) University of Utah, melalui tingkat pernikahan dan perceraian di Amerika Serikat (AS).
Dalam penelitian tersebut, terkait pernikahan pertama, mereka mengungkapkan bahwa orang yang menikah di usia akhir 20-an memiliki kemungkinan bercerai yang paling kecil.
Sedangkan pernikahan di usia remaja memiliki risiko perceraian tinggi. Hal itu disebabkan stigma sosial, pihak keluarga, dan kepribadian masing-masing individu kerap kali memicu perceraian yang cepat.
