Menag Hadiri Rangkaian IGIC 2026, Rektor UIN Kendari Apresiasi dan Tegaskan Komitmen
Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Senin, 03 Agustus 2026
0 dilihat
Menteri Agama, Nasaruddin Umar (kiri) dan Rektor IAIN Kendari, Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag (kanan). Foto: Ist.
" Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Istighatsah dan Tabligh Akbar yang dihadiri sekira 20.000 jemaah "

KENDARI, TELISIK.ID - Mengawali rangkaian kegiatan Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026. Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Istighatsah dan Tabligh Akbar yang dihadiri sekira 20.000 jemaah serta Seminar Nasional bertema Masjid Harmony: Religious Diplomacy and Global Peace yang dihadiri 500 perserta di Masjid Al-Akbar Surabaya, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan ini menjadi jembatan menuju IGIC 2026. Forum ini mempertemukan ulama, imam masjid, akademisi, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk memperkuat diplomasi keagamaan Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A mengajak para imam masjid untuk tampil sebagai pemimpin peradaban yang mampu menjawab tantangan zaman, sekaligus menjadi duta perdamaian Indonesia di tingkat global.
"Kita ingin imam Indonesia bukan hanya menjadi imam yang baik bagi jemaahnya, tetapi juga menjadi duta perdamaian Indonesia yang mampu membawa pengalaman Islam Indonesia ke panggung dunia," papar Nasaruddin.
Baca Juga: IAIN Kendari Resmi Bertransformasi Menjadi UIN Kendari, Begini Kata Rektor
Tempat sama, Ketua Steering Committee (SC) IGIC 2026, Irjen Pol. Dr. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat diplomasi keagamaan dunia.
"Bridging to IGIC 2026 bukan sekadar seremoni, tetapi momentum menyatukan kekuatan imam, ulama, pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem perdamaian yang dapat menjadi inspirasi dunia," terangnya.
Ketua Panitia IGIC 2026, H. Faried F. Saenong, Ph.D., juga memberikan tanggapan, ia menilai forum ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkenalkan pengalaman Indonesia dalam merawat keberagaman.
"Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam membangun harmoni di tengah kemajemukan. Pengalaman inilah yang akan kita hadirkan sebagai kontribusi nyata bagi perdamaian global melalui IGIC 2026," ujarnya.
Di sisi lain, Koordinator Pelaksana, H. Mas'ud Halimin, M.Ag., mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati Masjid Al-Akbar Surabaya sejak siang hingga sore hari.
"Kehadiran puluhan ribu jemaah dan ratusan peserta seminar menunjukkan bahwa semangat ukhuwah, persatuan, dan cinta damai hidup di tengah masyarakat. Ini menjadi energi besar menuju penyelenggaraan IGIC 2026 yang akan mempertemukan para imam dunia," jelasnya.
Baca Juga: Khofifah Indar Parawansa Dukung Percepatan Turunnya SK UIN Kendari
Sementara itu Rektor UIN Kendari, Prof. Dr. H. Husain Insawan, M.Ag memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan rangkaian kegiatan IGIC 2026 yang digelar di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Kegiatan tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat diplomasi keagamaan Indonesia.
Lebih lanjut, Rektor menegaskan komitmen UIN Kendari untuk mendukung berbagai program Kementerian Agama yang berorientasi pada penguatan moderasi beragama, pengembangan jejaring akademik internasional, serta peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi.
"Sebagai perguruan tinggi Islam yang baru bertransformasi menjadi universitas, UIN Kendari siap mengambil bagian dalam penguatan diplomasi keagamaan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi, baik di tingkat nasional maupun internasional, demi mewujudkan Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam," tegasnya.
Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS