KENDARI, TELISIK.ID - Update hasil survei terbaru preferensi sosial dan politik masyarakat Sulawesi Tenggara dari Lembaga riset independen, Charta Politika Indonesia mendapat tanggapan dari pengamat politik.

Pengamat politik sekaligus dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)  Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, M Najib Husain menyebut, berbicara mengenai elektabilitas memiliki indikator.

"Kalau kita bicara tentang survei, maka yang menjadi alat ukurnya adalah metodologinya. Kita coba liat metodologinya seperti apa?" tuturnya, pada awak media, Minggu (30/7/2023).

Ia menambahkan, jika metodologi yang diterapkan sudah sesuai dengan standar-standar keilmuan, maka hasil tersebut bisa diterima. Namun, bila metodologinya tidak memenuhi standar-standar keilmuan, baik itu berapa jumlah responden, kemudian teknik penarikan responden seperti apa, dan di mana wilayah pengambilan sampelnya.

Baca Juga: Tina Nur Alam Resmi Pimpin IKA FISIP UHO Kendari