1 Tahun Kepemipinan Haliana, Wings Air Hentikan Penerbangan ke Wakatobi

Mohamad Lukman Saputra

Reporter

Rabu, 06 Juli 2022  /  9:00 am

Wings Air menghentikan penerbangan dari dan ke Bandara Matahora Wakatobi mulai 8 Juli 2022. Foto: Ist.

WAKATOBI, TELISIK.ID - Menginjak satu tahun kepemimpinan Haliana sebagai Bupati Wakatobi, Wings Air yang merupakan armada penerbangan satu-satunya yang selama ini melayani transportasi udara dari dan ke Bandara Matahora Wakatobi, berhenti beroperasi.

Sesuai surat resmi yang diunggah melalui akun Facebook, Wings Air menyampaikan bahwa pemberhentian itu dimulai dari tanggal 8 Juli 2022 sampai waktu yang belum bisa ditentukan atau sampai pemberitahuan lebih lanjut jika ada perubahan lagi.

“Kami selaku Perwakilan Wings Air Wakatobi mengucapkan minta maaf jika selama ini masih banyak kekurangan dalam pelayanan dan kami mengucapkan terima kasih atas dukungannya selama ini. Besar harapan kami Wings Air akan kembali beroperasi atau terbang lagi ke Wakatobi. Mohon doanya semua. Tanggal 7 Juli 2022 pelayanan penerbangan terakhir kami ke Wakatobi,” tulis akun Wings Wakatobi, Selasa (5/7/2022).

Hal itu sontak memancing beragam tanggapan dari masyarakat Wakatobi. Tak sedikit yang menyayangkan berhentinya pelayanan penerbangan oleh maskapai Wings Air.

Baca Juga: DPMD Akan Panggil Panitia, Saksi dan Calon Kepala Desa Bubu Barat Terkait Sengketa Pilkades

"Ngerii, sebuah kemajuan yang signifikan," tulis salah seorang masyarakat dengan kesal di WhatsApp Group (WAG) Tapal Batas Adat Liya, Rahman, Selasa (5/7/2022).

Pasalnya, pemberhentian itu akan berdampak terhadap angka kunjungan wisatawan ke Wakatobi yang ditetapkan sebagai salah satu daerah top 10 pariwisata nasional.

Baca Juga: Komentar Peneliti Agraria dan Tanggapan Pemda atas Penggusuran Tanah Nanga Banda

Terlebih, Wings Air ialah satu-satunya pesawat yang melayani transportasi penerbangan ke Wakatobi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Wakatobi, Nadar melalui klarifikasi pada WhatsApp Group (WAG) Forum Pembangunan Wakatobi menyampaikan bahwa sementara dikoordinasikan melalui diplomasi pariwisata dengan Dispar Provinsi, Kepala Bandara dan Direktur Regional II.

“Sudah direspon Pak Menteri dan Gubernur Sultra. Semoga ada hikmahnya untuk aksesibilitas ke depan yang lebih baik,” terangnya, Selasa (5/7/2022). (B)

Penulis: Mohamad Lukman Saputra

Editor: Haerani Hambali