11 SMP dan 4 SMA di Muna Barat Ikuti Pelatihan Pemanfaatan PID dari BPMP Sultra
Reporter
Selasa, 28 April 2026 / 8:41 pm
15 perwakilan tenaga didik jenjang SMP dan SMA di Kabupaten Muna Barat mengikuti pelatihan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) dari BPMP Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (28/4/2026). Foto: Aldin/Telisik
MUNA BARAT, TELISIK.ID - Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pendampingan pelaksanaan program digitalisasi pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) pada jenjang SMP dan SMA di Kabupaten Muna Barat.
Kegiatan berlangsung di gedung laboratorium komputer SMP Negeri 1 Lawa Kabupaten Muna Barat, Selasa (28/4/2026).
Koordinator wali wilayah Mubar yang juga merupakan Fungsional Widyaprada Ahli Madya BPMP Provinsi Sultra, Rahman Dake, mengatakan pendampingan pemanfaatan PID dilakukan pada SMP dan SMA yang belum pernah didampingi dari Direktorat, BPMP, maupun instansi lainnya.
Baca Juga: Banjir Bandang Hantam Lokasi Tambang di Wambarema Bombana dan Hanyutkan Mobil hingga Motor
"Jadi kami memang sudah mendata semua sekolah, untuk SMP kami undang 11 sekolah dan SMA 4 sekolah, yang masih-masing sekolah mengirim satu orang perwakilan dan sekolah yang dilibatkan itu belum pernah didampingi terkait pemanfaatan PID," kata Rahman.
Rahman menilai kegiatan berjalan baik dan peserta sangat antusias untuk mengetahui pemanfaatan PID, terutama di ruang guru sumber belajar.
Di situs sumber belajar menjadi sumber informasi model pembelajaran di sekolah dengan berbagai macam bidang studi.
"Guru-guru yang mengikuti pelatihan PID sudah bisa menguasai dengan baik dan dapat mengimbaskan pada teman-teman mengajarnya di sekolah," harap Rahman.
Baca Juga: Dinilai Belum Move On "Keok" Dua Kali Cabup, Rajiun Malah Minta Bupati Muna Mundur
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Budaya Mubar, Zamanudin Taba, mengatakan PID sangat membantu dan memudahkan guru dalam proses pembelajaran sehingga membuat anak didik akan mudah dalam menerima materi.
"Anak-anak bisa merasakan sendiri apa yang akan dipelajari sehingga membuat proses belajar berkesan dan semakin hidup antara interaksi guru dan anak didik," jelas Zamanudin.
Menurutnya, guru juga tidak semua paham dengan pemanfaatan PID, sehingga dibutuhkan pelatihan dan pendampingan.
Karena itu, kata Zamanudin, apa yang menjadi tujuan pemerintah pusat dalam pengadaan PID bisa dinikmati semua sekolah. (B)
Penulis: Aldin
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS