Penyebar Pertama Link Video Viral Bandar Membara Bergetar Masuk Lidik Polisi
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 28 April 2026
0 dilihat
Penyebaran video viral di Batang diselidiki polisi, pelaku pertama masih diburu intensif saat ini. Foto: X(dulunya Twitter)@tasya
" Polisi menelusuri penyebar pertama, mengamankan barang bukti digital, serta memperingatkan risiko hukum dan kejahatan siber "

BATANG, TELISIK.ID - Penyelidikan kasus video viral pasangan muda di Batang berlanjut serius, polisi menelusuri penyebar pertama, mengamankan barang bukti digital, serta memperingatkan risiko hukum dan kejahatan siber.
Kasus penyebaran video asusila yang melibatkan pasangan muda asal Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kini memasuki tahap penyidikan. Polres Batang meningkatkan status perkara setelah menemukan bukti awal yang mengarah pada dugaan tindak pidana. Proses hukum bergerak seiring upaya penyidik mengurai alur distribusi konten yang semula disebut bersifat pribadi.
Dua terduga pemeran berinisial SE dan TA telah dimintai keterangan oleh penyidik. Polisi masih menelusuri pihak yang pertama kali menyebarkan rekaman tersebut ke ruang publik.
Dugaan sementara, video itu awalnya dibuat untuk konsumsi pribadi. Namun, penyebarannya memunculkan konsekuensi hukum yang kini sedang didalami lebih lanjut.
Baca Juga: Link Video Viral Bandar Membara Bergetar Berisi Jebakan, Makin Diburu Netizen X dan TikTok
Kasat Reskrim Polres Batang, Iptu Albertus Sudaryono, menyatakan bahwa penyidik masih mengembangkan perkara, khususnya terkait kemungkinan adanya unsur distribusi yang disengaja.
“Awalnya menurut keterangan untuk koleksi pribadi, bukan diperjualbelikan, tetapi distribusi dan transmisinya masih kami dalami dengan alat bukti,” ujarnya, seperti dikutip dari Solobalapanjawapos, Selasa (28/4/2026).
Dalam proses penyidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya telepon genggam yang diduga digunakan untuk merekam serta menyimpan video, juga pakaian yang dikenakan dalam rekaman.
Penyidik turut menelusuri lokasi pembuatan video yang diduga berada di kamar sewa, sebagai bagian dari penguatan konstruksi perkara.
Kanit PPA Polres Batang, Ipda Maulidya Nur Maharanti, menjelaskan bahwa peningkatan status perkara dilakukan setelah unsur pidana dinilai mulai terpenuhi. Selain itu, penyidik juga mendalami kemungkinan adanya motif ekonomi dalam penyebaran konten tersebut. Meski hingga kini belum ditemukan bukti transaksi yang menguatkan dugaan tersebut.
Baca Juga: Sosok Pemeran Link Video Viral Bandar Membara Bergetar Terungkap, Masuk Radar Polisi
Pemeriksaan laboratorium forensik terhadap perangkat digital menjadi langkah lanjutan untuk menelusuri jejak distribusi. Analisis dilakukan guna mengungkap aktivitas dalam perangkat yang diamankan, termasuk riwayat pengiriman, penyimpanan, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam penyebaran.
Di tengah meningkatnya pencarian tautan video tersebut di media sosial, polisi mengingatkan masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyebaran ulang. Tindakan menyimpan, mengunduh, atau membagikan kembali konten serupa berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum, sekaligus memperbesar risiko pelanggaran privasi digital.
Fenomena ini juga dinilai membuka celah kejahatan siber, seperti phishing, malware, hingga situs palsu yang memanfaatkan rasa penasaran publik. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tautan yang beredar di grup percakapan maupun platform media sosial, karena selain berisiko hukum, juga rawan penipuan. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS