Bendung Penyebaran COVID-19, Pemkab Konawe Perketat Perbatasan

Aris Syam

Reporter

Selasa, 08 Februari 2022  /  3:26 pm

Ketgam: Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat berdiskusi dengan Sekda, Ferdinand Sapan di sela kegiatan vaksinasi anak di SDN 3 Unaaha. Foto: Aris Syam/Telisik

KONAWE, TELISIK.ID - Dalam mencegah penyebaran wabah Virus COVID-19 yang kian meningkat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe terus berusaha melakukan berbagai upaya penangulangan secara maksimal, salah satunya dengan memperketat penjagaan di gerbang perbatasan tepatnya terminal Wawotobi.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa saat menijau langsung pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SDN 3 Unaaha, Selasa (8/2/2022).

Kery mengatakan, guna menekan penyebaran COVID-19 yang kian meningkat di beberapa daerah di Indonesia, membuat dirinya harus mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi masuknya wabah tersebut di wilayahnya.

Sala satunya memperketat penjagaan di gerbang perbatasan dengan protokol kesehatan yang ketat. Bagi warga pelintas yang hendak berpergian dari arah Kendari ke Unaaha dan sebaliknya harus menunjukkan kartu vaksin agar dapat melanjutkan perjalanan.

"Nantinya para pengendara motor atau mobil kita suruh masuk di terminal Wawotobi dan sudah vaksin boleh melanjutkan perjalanan tapi jika belum kita kembalikan pulang," jelasnya.

Baca Juga: Ini Penyebab Minyak Goreng di Jatim Langka

Bupati Konawe dua periode itu menambahkan, untuk memaksimalkan kebijakan itu, nantinya akan ada petugas gabungan TNI-Polri, Nakes, Satpol PP yang akan standby di terminal Wawotobi serta mendirikan gerai vaksin bagi warga pelintas yang berkeinginan divaksin.

"Saya sudah berdiskusi dengan Sekda Konawe Ferdinand Sapan tekait persiapannya, yang jelas dalam waktu dekat ini sudah dimulai," imbaunya.

Ia juga menjelaskan tekait kebijakan tersebut, semata-mata untuk menyadarkan masyarakat agar taat aturan pemrintah dan sadar vaksin. Khususnya di wilayahnya yang merupakan jalur perlintasan yang ramai dilalui masyarakat.

Baca Juga: Vaksin Usia 6-11 Tahun di Konawe Capai 25,48 Persen

"Kalau kita tidak lakukan kebijakan seperti ini, akan merajalela terus warga yang tidak mau disuntik. Makanya kita harus kompak menyukseskan vaksinasi ini. Pokoknya tidak ada lagi kompromi," pungkasnya. (C)

Reporter: Aris Syam

Editor: Kardin