BPR Bahteramas Kendari Ikuti Pelatihan Pembiayaan Investasi Emas di Jakarta untuk Perluas Segmen Kredit
Reporter
Jumat, 13 Februari 2026 / 5:21 pm
PERBAMIDA University menggelar pelatihan pembiayaan produk investasi emas di Vertu Harmoni Jakarta, 12-13 Februari 2026. Foto: Ist.
JAKARTA, TELISIK.ID - BPR Bahteramas Kendari menimbu ilmu dengan mengikuti pelatihan peluang pembiayaan produk investasi emas yang diadakan PERBAMIDA University di Vertu Harmoni Jakarta, 12–13 Februari 2026, untuk mendorong diversifikasi produk dan segmen kredit.
Pelatihan ini ditujukan bagi direksi dan pejabat eksekutif perbankan yang membidangi pengembangan pembiayaan. Materi difokuskan pada peluang, skema, dan manajemen risiko pembiayaan berbasis investasi emas sebagai alternatif produk kredit.
Dalam kegiatan tersebut, BPR Bahteramas Kendari mengutus Pejabat Eksekutif, Rahmatullah; dan Account Officer, Taufiq Hidayatullah sebagai peserta.
Baca Juga: Harga Sembako di Kendari Naik Jelang Ramadan, Konsumen Mengeluh
Keduanya mengikuti sesi pembahasan teknis terkait struktur pembiayaan, perlindungan nilai aset, serta strategi implementasi produk di tingkat operasional.
Rahmatullah menilai materi pelatihan memberi perspektif baru dalam pengembangan produk berbasis aset.
“Model pembiayaan emas cukup potensial karena memiliki dasar nilai yang jelas dan bisa disesuaikan dengan profil risiko nasabah,” ujarnya.
Penilaian yang sama diungkapkan Taufiq Hidayatullah. Ia mengatakan pendekatan teknis yang dipaparkan membuka peluang inovasi di level pemasaran kredit.
“Kami mendapat gambaran skema yang lebih terukur, termasuk cara mitigasi risiko dan edukasi nasabah,” katanya.
Baca Juga: Grand Opening Toko Cahaya Timur di Pasar Panjang Wua-Wua Kendari, Promo hingga 50 Persen
Direktur Utama BPR Bahteramas Kendari, Suryaningsih, menyebut keikutsertaan timnya merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan inovasi produk pembiayaan.
“Kami terus mendorong penguatan kompetensi SDM dan pengembangan produk yang adaptif terhadap kebutuhan pasar. Pembiayaan berbasis emas menjadi salah satu opsi yang prospektif karena memiliki jaminan aset yang jelas,” ujarnya.
Hasil pelatihan diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi formulasi produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko. (D-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS