Harga Sembako di Kendari Naik Jelang Ramadan, Konsumen Mengeluh

Gede Suyana Sriski, telisik indonesia
Jumat, 13 Februari 2026
0 dilihat
Harga Sembako di Kendari Naik Jelang Ramadan, Konsumen Mengeluh
Harga cabai jelang ramadan naik begitu tinggi di Pasar Anduonohu dan Pasar Mandonga. Foto: Gede Suyana Sriski/Telisik.

" Sejumlah komoditas sayur-mayur di Pasar Anduonohu dan Pasar Tradisional Mandonga Kota Kendari mulai menunjukkan tren kenaikan harga "

KENDARI, TELISIK.ID - Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah komoditas sayur-mayur di Pasar  Anduonohu dan Pasar Tradisional Mandonga Kota Kendari mulai menunjukkan tren kenaikan harga, khususnya pada komoditas cabai.

Salah seorang penjual sembako di Pasar Anduonohu, Elsa mengatakan, kenaikan harga ini disebabkan faktor cuaca dan juga pengaruh permintaan konsumen yang semakin meningkat.

"Tiap tahun pasti begini, setiap mendekati bulan ramadan pasti harga sudah mulai naik. Ini juga karena pengaruh cuaca belakangan ini yang kurang bagus," ujar Elsa, Kamis (12/2/2026).

Ia juga menambahkan, faktor cuaca dan aktivitas petani turut mempengaruhi kenaikan harga. Saat bulan puasa, produksi cabai kerap berkurang karena petani tidak maksimal melakukan panen.

Baca Juga: Peluang Usaha: Toko ATK Rumahan Modal Terjangkau dan Prospek Menjanjikan

Kenaikan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai rawit yang kini menyentuh di harga Rp 50.000/Kg. Di banding tahun sebelumnya yang sempat mengalami penurunan di harga Rp 25.000/Kg. Selain harga cabai rawit, cabai keriting juga ikut mengalami kenaikan harga, walaupun tidak begitu signifikan dari yang sebelumnya Rp 20.000/Kg naik menjadi Rp 25.000/Kg.

"Kalau sudah menjelang ramadan, harga biasa pasti naik, seperti cabai rawit dan cabai keriting begini. Kami juga sebenarnya mengeluh karena kenaikan ini pembeli jadi berkurang," ujar penjual sembako di Pasar Tradisional Mandonga, Rina.

Baca Juga: Dikbud Sultra Perkuat Pencegahan Bullying Lewat Program Psychology Education di Sekolah

Selain cabai, harga sembako lain seperti bawang merah mengalami kenaikan yang sebelumnya Rp 35.000/Kg menjadi Rp 45.000/Kg. Komoditas tomat juga naik dari yang sebelumnya Rp 8.000 menjadi Rp 10.000.

Salah satu pembeli di pasar tradisional, Marni mengatakan, tren kenaikan harga ini sudah biasa terjadi jika mendekati bulan ramadan. Ia juga mengeluh dengan harga sembako yang naik sangat signifikan.

"Saya juga pusing, setiap mendekati bulan ramadan pasti naik harga. Apalagi sekarang musim hujan, harga sembako di pasar naik begitu tajam. Akhirnya, saya kurangi jumlah pembelian sembako tidak seperti biasa," ujar Marni. (A)

Penulis: Gede Suyana Sriski

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga