Desa di Marobo Muna Minim Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Sunaryo

Reporter Muna

Senin, 28 Februari 2022  /  7:59 pm

Desa Pasikuta, Kecamatan Marobo Kabupaten Muna. Foto: Ist

MUNA, TELISIK.ID - Kecamatan Marobo, Kabupaten Muna merupakan wilayah paling ujung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Buton Tengah (Buteng).

Di wilayah yang dipimpin La Tahili itu, masih terdapat desa yang minim akan fasilitas pelayanan kesehatan. Adalah Desa Pasikuta yang terletak di tengah laut.

Baru-baru ini, ada beberapa warga desa mengalami keracunan masal. Untuk mendapatkan penanganan medis, warga harus menyeberang lautan ke daratan untuk ke Puskesmas Marobo. Parahnya lagi, fasilitas kendaraan ambulance rusak, membuat pemerintah desa dan kecamatan kewalahan.

"Kami hanya inginkan dibangunkan puskesmas pembantu (Pustu) dan ditempatkan tenaga medis di Pasikuta, sehingga warga tidak kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Camat Marobo, La Tahili, Senin (28/2/2022).

Untuk pusat pelayanan kesehatan Desa Pasikuta berada di Puskesmas Tanjung Batu, Kecamatan Kabawo. Lokasinya berada di daratan dan sangat jauh bagi warga.

"Di Pasikuta itu dibutuhkan Pustu dan tenaga medis," ujarnya.

Baca Juga: Wisata Permadian Air Tawar Kampidi Busel Butuh Sentuhan Pemda

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Muna, La Ode Rimba Sua menerangkan, untuk pembangunan Pustu bukan menjadi domain kabupaten. Melainkan, kewenangan Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

"Kita di Dinkes, hanya bisa membangun Puskesmas. Tapi, kita usahakan tempatkan tenaga medis di Pasikuta," ujarnya.

Ia menyebut, tidak ada masalah dengan pelayanan kesehatan Desa Pasikuta di Puskesmas Tanjung Batu. Toh, hal itu bukan menyangkut wilayah pemerintahan, tetapi untuk pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Teladani Kehidupan Rasulullah, LSN : Cara Jitu Selesaikan Masalah Bangsa

"Lokasinya antara lautan dan daratan, tetapi, jaraknya tidak terlalu jauh ketimbang ke Puskesmas Marobo," terangnya.

Sedangkan, untuk mobil ambulance milik Puskesmas Marobo, ia telah memerintahkan pada kepala puskesmas agar memperbaikinya.

"Silahkan diperbaiki, anggarannya, gunakan dana kapitasi," tandasnya. (B)

Reporter: Sunaryo

Editor: Kardin