Dewan Sebut Anak Jalan Mulai Resahkan Warga Kendari

Kardin

Reporter

Kamis, 14 Januari 2021  /  7:55 pm

Ketua Komisi III DPRD Kendari, LM Rajab Jinik. Foto: Kardin/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Maraknya anak jalanan pengamen dan pengemis di setiap simpang lampu merah kian membuat resah warga Kota Kendari.

Tak hanya itu, banyaknya pedagang keliling yang ikut berada di simpang jalan juga membuat pemandangan kota semakin kumuh.

Para pengguna jalan akhirnya merasa risih dengan kehadiran mereka yang kian hari semakin menjamur di kota jasa ini.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik menuturkan, pemerintah kota harus meningkatkan peran sosial dan ekonomi masyarakat secara serius.

"Ini harus ditanggapi serius, bagaimana pemerintah melakukan pendekatan sosial. Karena jujur, keberadaan mereka hari ini sangat meresahkan," cetusnya, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Hari Ini, Kasus Positif COVID-19 di Sultra Bertambah 72 Orang

Padahal, kata dia, Pemkot Kendari memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) dan Dinas Sosial (Dinsos) yang dapat membina para anak jalanan tersebut.

"Kenapa mereka tidak dididik di situ (BLK dan Dinsos), ajarkan mereka supaya mandiri. Harus dibina, kan ada anggarannya itu," terangnya.

Jangan sampai, tambah politisi Partai Golkar itu, Pemkot Kendari diindikasikan ada pembiaran terhadap para anak jalan yang tersebar di beberapa simpang jalan tersebut.

"Jangan sampai disebut ada pembiaran. Kan ada juga aturan pidananya, kalau lebih dari dua kali setelah dibina pemerintah lalu muncul lagi itu bisa dipidana mereka. Apa lagi memanfaatkan fasilitas umum untuk kepentingan pribadi mereka," jelasnya. (B)

Reporter: Kardin

Editor: Fitrah Nugraha

TOPICS