SMKN 7 Kendari Kolaborasi Gerakan Menulis Al-Quran, Perkuat Karakter Religius dan Budaya Industri

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Rabu, 04 Maret 2026
0 dilihat
SMKN 7 Kendari Kolaborasi Gerakan Menulis Al-Quran, Perkuat Karakter Religius dan Budaya Industri
Foto bersama Dompet Dhuafa, guru dan siswa SMKN 7 Kendari usai kegiatan menulis Al-Quran. Foto: Ana Pratiwi/Telisik

" SMKN 7 Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan karakter siswa melalui kolaborasi Gerakan Menulis Al-Quran bersama Dompet Dhuafa "

KENDARI, TELISIK.ID - SMKN 7 Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan karakter siswa melalui kolaborasi Gerakan Menulis Al-Quran bersama Dompet Dhuafa, yang digelar dalam rangkaian Pesantren Ramadan di sekolah tersebut.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya SMKN 7 Kendari mengintegrasikan nilai religius dengan budaya kerja industri yang selama ini diterapkan melalui konsep teaching factory sebagai sekolah Pusat Keunggulan.

Kepala SMKN 7 Kendari, La Resi menegaskan, program tersebut sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat.

“Program ini sangat positif karena tidak hanya melatih keterampilan menulis Al-Quran, tetapi juga menanamkan nilai kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini relevan dengan budaya kerja industri yang kami terapkan di sekolah,” ujar La Resi, Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi spiritual siswa.

Baca Juga: SMKN 7 Kendari Gelar Pesantren Ramadan, Integrasikan Nilai Religius dan Budaya Industri

Melalui kegiatan menulis Al-Quran, siswa tidak hanya berlatih secara akademik, tetapi juga membangun kedisiplinan dan ketekunan.

“Ketika siswa menulis Al-Quran, mereka belajar fokus, disiplin, dan menghargai proses. Inilah pendidikan karakter yang kami bangun secara utuh,” tambahnya.

Sementara itu, Faisal dari Divisi Kemitraan Dompet Dhuafa menyampaikan bahwa SMKN 7 Kendari menjadi salah satu sekolah yang menunjukkan respons sangat positif terhadap Gerakan Menulis Al-Quran.

“Kami melihat antusiasme siswa luar biasa. Bahkan panitia sempat kewalahan karena banyaknya peserta yang ingin terlibat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Gerakan Menulis Al-Quran merupakan program berkelanjutan yang telah dilaksanakan di sejumlah daerah seperti Raha, Baubau, Buton Selatan, Kolaka, dan Unaha, sebelum akhirnya hadir di Kendari.

Baca Juga: Prestasi Gemilang, Siswa SMKN 7 Kendari Dimaz Miftah Fais Pratama Raih Juara 1 Ajang Bergengsi Mister Teen Grand Model Indonesia

Selain sebagai gerakan literasi Al-Quran, kegiatan ini juga disertai penggalangan donasi untuk kepedulian kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat Palestina.

Adapun hasil tulisan siswa nantinya akan diselesaikan secara bertahap dan dikembalikan ke pihak sekolah sebagai arsip dokumentasi bahwa SMKN 7 Kendari pernah menjadi bagian dari gerakan tersebut.

Dengan kolaborasi ini, SMKN 7 Kendari berharap Pesantren Ramadan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi benar-benar menjadi ruang pembinaan karakter religius yang selaras dengan kebutuhan dunia industri. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga