FKIP UHO Kendari Bekali Calon Guru Pemahaman Kebhinekaan Global

Erni Yanti

Reporter

Kamis, 20 Maret 2025  /  6:51 pm

Peserta diklat WKG Program Profesi Guru Prajabatan Gelombang dua semester 1. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari sukses menyelenggarakan Diklat Wawasan Kebhinekaan Global (WKG) untuk Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan Gelombang dua Semester 1.

Kegiatan yang berlangsung di kampus UHO ini dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP, Dr. Damhuri. Dia menekankan pentingnya pemahaman tentang keberagaman budaya di dunia pendidikan.

Damhuri mengatakan pendidikan dan latihan (diklat) WKG bertujuan untuk membekali calon guru dengan wawasan yang lebih luas mengenai perbedaan dalam kehidupan, baik di tingkat nasional maupun global.

Baca Juga: Buruan, Ada Servis Motor Gratis di BPVP Kendari Sambut Mudik Lebaran

"Keberagaman bukan hanya tentang perbedaan antarsuku, agama, dan ras, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa memandang dunia secara holistik. Melalui diklat ini, kami ingin calon guru memahami pentingnya kebhinekaan dalam konteks pendidikan global," ujar Damhuri.

Diklat ini dirancang untuk memperkenalkan para peserta pada berbagai aspek kebhinekaan, termasuk keberagaman budaya, agama, suku, dan ras, serta dampak globalisasi terhadap dunia pendidikan.

Diklat WKG juga bertujuan untuk membekali calon guru dengan keterampilan sosial yang diperlukan untuk berinteraksi positif dalam masyarakat multikultural.

Para calon guru diharapkan mereka dapat menjadi teladan dalam memupuk sikap toleransi, terbuka, dan menghormati perbedaan.

“Nilai-nilai ini sangat penting dalam mendidik generasi muda yang memiliki wawasan kebhinekaan," kata Damhuri.

Baca Juga: Protes Dugaan Kenaikan Harga Tiket Mudik, Jenlap Sultra Demo Dishub dan Damri

Menurut Damhuri, diklat WKG juga berfokus pada pengembangan karakter peserta didik yang diharapkan dapat menginspirasi dan mendorong mereka untuk menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan untuk berpikir kritis dan kreatif.

“Para peserta diklat WKG diharapkan dapat mengintegrasikan nilai-nilai kebhinekaan dalam praktik pendidikan sehari-hari,” harap Damhuri.

Damhuri pun berharap para calon guru tidak hanya siap mengajar, tetapi juga mampu menciptakan suasana pendidikan yang inklusif, mengedepankan nilai gotong royong, dan mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan dunia yang semakin beragam. (D-Adv)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

TOPICS