Disketapang Tingkatkan SDM Lewat Ketahanan Pangan di Sulawesi Tenggara

Nur Khumairah Sholeha Hasan, telisik indonesia
Senin, 24 Juli 2023
0 dilihat
Disketapang Tingkatkan SDM Lewat Ketahanan Pangan di Sulawesi Tenggara
Peserta yang berasal dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara di Aula Disketapang Sulawesi Tenggara. Foto: Nur Khumairah/Telisik

" Meningkatkan pemanfaatan pangan, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Sulawesi Tenggara melakukan pertemuan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari (sumber karbohidrat dan protein) "

KENDARI, TELISIK.ID - Meningkatkan pemanfaatan pangan, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Sulawesi Tenggara melakukan pertemuan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari (sumber karbohidrat dan protein).

Kepala Disketapang Sulawesi Tenggara, Ari Sismanto mengatakan, hal itu dilakukan sebagai bentuk output pemanfaatan pangan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang handal, aktif dan produktif.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari segi kuantitas maupun kualitas, dapat memberikan perubahan ekonomi ke arah yang lebih baik.

Baca Juga: SMAN 2 Kendari Boyong 6 Piala pada Ajang Biology Season XI se-Indonesia

"Harapan kita terus ada perbaikan tentang tingkat konsumsi pangan, perbaikan gizi keluarga, pangan yang aman, dan mutu yang baik," kata Ari usai pertemuan penyusunan neraca bahan makanan dan pola pangan harapan (NBM/PPH) tingkat Sulawesi Tenggara 2023, Senin (24/7/2023).

Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Disketapang Sulawesi Tenggara, Aristos menjelaskan, kegiatan itu rutin dilaksanakan setiap tahun.

Kegiatan itu untuk mengukur tingkat suplai kebutuhan pangan, di mana para peserta akan dibekali metode perhitungan neraca bahan makanan dengan melakukan perhitungan 12 komoditas.

Baca Juga: Putra-Putri Buton Utara akan Wakili Sulawesi Tenggara Pemilihan Duta Pariwisata Indonesia 2023

"Sehingga output akhirnya itu tadi, angka kecukupan energi dan protein. Jadi per kabupaten kita ajarkan metodenya," jelasnya.

Pertemuan tersebut diikuti Disketapang dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara di Kota Kendari. Dalam kegiatan ini pula, para peserta membawa data-data produksi, kesehatan, serta data kecukupan dan harga pangan di masing-masing daerah.

Data dari masing-masing 17 kabupaten/kota akan dianalisa oleh pihaknya melalui perhitungan ketersediaan pangan dengan jumlah masyarakat. (B)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Kardin 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga