Ini Dampak Kurang Tidur Bagi Kesehatan

Nur Khumairah Sholeha Hasan

reporter

Kamis, 20 Juli 2023  /  10:01 am

Tidur yang cukup dapat mendukung kesehatan fisik serta mental. Kurang tidur dapat mengganggu fungsi sistem imun sehingga tidak bisa bekerja dengan baik. Foto: Repro Halodoc.com

KENDARI, TELISIK.ID - Tidur yang cukup dapat mendukung kesehatan fisik serta mental. Kurang tidur dapat mengganggu fungsi sistem imun sehingga tidak bisa bekerja dengan baik untuk melindungi dari infeksi dan penyakit lainnya yang dapat mengancam nyawa.

Tidur cukup dapat mendukung kerja sistem imun sehingga dapat melindungi tubuh dari demam, flu, dan penyakit lainya. Ketika kerja sistem imun terganggu, tubuh akan lebih rentan terhadap serangan virus dan mengalami infeksi sehingga lebih mudah sakit.

Melansir Kompas.com, sistem imun akan memproduksi sel T atau limfosit T yang berguna untuk melawan patogen, seperti infeksi virus yang menyerang sel, termasuk flu, HIV, herpes, dan kanker.

Ketika tubuh mendapatkan tidur yang cukup, sel T akan memiliki kandungan integrin yang lebih besar sehingga dapat membunuh sel yang terinfeksi dengan lebih baik. Sebaliknya, kurang tidur akan meningkatkan produksi hormon stres dan menurunkan respon sel T terhadap patogen.

Berikut dampak kurang tidur bagi kesehatan dilansir dari Halodoc.com:

- Daya ingat menurun

Jika waktu tidur terganggu, kemampuan otak dalam mengolah dan menyimpan ingatan pun akan mengalami gangguan.

Baca Juga: Kenali 8 Penyebab Mata Panda, dari Kurang Tidur hingga Alergi

Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa kurang tidur dapat mengakibatkan penurunan kemampuan otak untuk berpikir dan mengolah informasi.

Rasa kantuk yang muncul akibat kurang tidur juga dapat menjadi salah satu penyebab orang mudah lupa, serta hilangnya kemampuan konsentrasi dan membuat keputusan.

- Munculnya tanda penuaan dini

Saat kurang tidur, kulit akan terlihat pucat dan mata pun tampak bengkak. Bila berlangsung jangka panjang, kurang tidur dapat memicu munculnya berbagai tanda penuaan dini.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Atasi Kurang Tidur Saat Puasa Ramadan

Contohnya seperti keriput, garis halus, atau kerutan di sekitar mata. Sebuah penelitian juga mengungkapkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat. Kondisi ini terjadi akibat meningkatnya produksi hormon kortisol.

- Mudah sakit dan susah sembuh

Sistem kekebalan tubuh menghasilkan protein yang bernama sitokin. Protein ini dibutuhkan tubuh untuk melawan infeksi, peradangan, dan stres. Sitokin akan dilepaskan tubuh saat kita tertidur.

Nah, bila kurang tidur, produksi protein ini pun akan berkurang sehingga kemampuan sel imun dalam melawan infeksi akan menurun dan menghambat proses penyembuhan. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS