ISTEK Aisyiyah Kendari: Kampus Islami dan Inklusif Perkuat Peran dalam Menyiapkan SDM Profesional dan Berdaya Saing
Reporter
Selasa, 14 April 2026 / 1:03 pm
Kampus ISTEK Aisisyah Kendari. Foto: Ana Pratiwi/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Di tengah kekhawatiran banyak lulusan SMA dan SMK/sederajat tentang salah jurusan dan sempitnya lapangan kerja, ISTEK Aisyiyah Kendari hadir untuk menawarkan pendekatan berbeda.
Kampus ini tidak sekadar membuka program studi, tetapi merancangnya berdasarkan kebutuhan riil dunia kerja di Sulawesi Tenggara.
Bagi ISTEK Aisyiyah Kendari, kuliah bukan hanya soal memperoleh gelar, melainkan tentang memastikan lulusannya memiliki arah karier yang jelas.
Karena itu, tiga program studi yang dikembangkan diarahkan pada sektor-sektor strategis daerah layanan kesehatan, industri pertambangan dan transformasi digital.
Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama Muhammad Atnang, S.Kom., M.Kom menjelaskan, pengembangan program studi dilakukan melalui survey on demand sesuai kebutuhan pasar dan industri.
Salah satu kebutuhan mendesak di Sulawesi Tenggara adalah tenaga profesional di bidang administrasi layanan kesehatan. Dari kebutuhan inilah Program Studi Administrasi Rumah Sakit lahir.
Berbeda dari administrasi pada umumnya, prodi ini mengintegrasikan ilmu manajerial dengan sistem informasi rumah sakit.
Mahasiswa tidak hanya belajar tata kelola administrasi, tetapi juga memahami regulasi di kementerian terkait perlindungan data pribadi, serta mitigasi risiko hukum dalam pengelolaan informasi kesehatan.
Agar pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas, kampus menjalin kerja sama praktik dengan sejumlah rumah sakit di Kendari, di antaranya RSUD Bahteramas, RS Bhayangkara Kendari, RSUD Kota Kendari dan RSU Aliyah Kendari.
Baca Juga: Plt Rektor UHO Lantik 29 Pejabat Nonstruktural, Tekankan Integritas dan Kinerja
Dengan pola pembelajaran tersebut, mahasiswa dipersiapkan memiliki pola pikir manajerial dan kesiapan menghadapi dinamika sistem layanan kesehatan modern.
Selain sektor kesehatan, Sulawesi Tenggara juga dikenal sebagai wilayah dengan aktivitas pertambangan yang cukup dominan. Kondisi ini membuka ruang besar bagi lulusan Kimia ISTEK Aisyiyah.
Meski kerap dipersepsikan sulit, Prodi Kimia di ISTEK Aisyiyah Kendari menekankan pendekatan pembelajaran yang aplikatif.
Kapasitas akademik prodi ini tercermin dari keberhasilan dosen memperoleh pendanaan riset internasional dari Jepang melalui Kurita Water and Environment Foundation (KWEF)
Mahasiswa pun mendapatkan pengalaman praktik melalui kunjungan industri dan magang, mulai dari pengelolaan limbah medis di rumah sakit hingga magang di PT Ceria Nugraha Indotama.
Dengan demikian, kompetensi yang dibangun tidak hanya berbasis teori, tetapi juga pengalaman lapangan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Perkembangan teknologi turut mengubah wajah layanan kesehatan. Digitalisasi sistem dan keamanan data kini menjadi kebutuhan mendesak.
Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Teknologi Informasi di ISTEK Aisyiyah Kendari memperkuat fokus pada sistem informasi kesehatan dan e-hospital.
Mahasiswa dibekali mata kuliah Sistem Informasi Kesehatan, E-Hospital, serta Informatika Medis.
Mereka juga dikenalkan pada standar internasional Health Level 7 (HL7) dan standar pertukaran data sesuai dengan regulasi di Kementerian Kesehatan.
Pendekatan ini mempersiapkan lulusan menjadi tenaga IT profesional yang tidak hanya menguasai pemrograman, tetapi juga memahami ekosistem layanan kesehatan dan perlindungan data.
Penguatan akademik tersebut berbanding lurus dengan capaian institusi. Memasuki usia empat tahun, ISTEK Aisyiyah Kendari berhasil meraih predikat Perguruan Tinggi Terbaik I Kategori Kluster Binaan dalam ajang LLDIKTI IX Award Tahun 2025 untuk capaian penelitian terbanyak.
Berdasarkan skor SINTA, kampus ini juga telah berada di peringkat keenam PTS se-Sulawesi Tenggara Tahun 2025. Capaian ini menunjukkan bahwa meski relatif muda, produktivitas akademiknya berkembang cepat.
Budaya riset juga melibatkan mahasiswa secara aktif, sehingga mahasiswa terbiasa memahami proses penelitian sejak dini.
Di sisi lain, identitas kampus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman. Berada di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah Aisyiyah, ISTEK Aisyiyah Kendari mengusung prinsip Islami, inklusif dan terbuka bagi berbagai latar belakang.
Seluruh program studi dan institusi telah terakreditasi Baik sejak 2024 dengan masa berlaku lima tahun, sebagai bentuk komitmen Institusi dalam memberikan jaminan mutu akademik bagi mahasiswa dan orang tua.
Komitmen terhadap akses pendidikan juga diwujudkan melalui skema pembiayaan fleksibel.
Baca Juga: UMKendari Raih 20 Hibah Nasional 2026, Perkuat Hilirisasi Riset dan Pemberdayaan Masyarakat
Penerimaan mahasiswa baru dibuka secara daring melalui sistem SPMB, dengan potongan biaya pendaftaran 50 persen bagi 60 pendaftar pertama pada gelombang awal.
beragam kemudahan diberikan kepada mahasiswa terkait pembayaran UKT dapat diangsur empat kali per semester, sementara biaya pembangunan dapat diangsur hingga maksimal lima semester.
Selain itu, tersedia berbagai program beasiswa, mulai dari KIP Kuliah, beasiswa pemerintah daerah, Beasiswa Cendekia Baznas, Beasiswa Kalla hingga beasiswa persyarikatan melalui Lazismu.
Dengan kombinasi kurikulum berbasis kebutuhan industri, jejaring kemitraan strategis, budaya riset aktif, serta dukungan pembiayaan yang fleksibel, ISTEK Aisyiyah Kendari menghadirkan pilihan pendidikan tinggi yang tidak hanya menjanjikan gelar, tetapi juga arah masa depan yang lebih jelas. (Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS