Kades Jangan Main-main dengan BLT

Sunaryo

Reporter Muna

Kamis, 23 April 2020  /  9:12 am

Bupati Muna, LM Rusman Emba menyerahkan BLT dj Kecamatan Maligano. Foto: Naryo/Telisik

MUNA, TELISIK.ID - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kabupaten Muna telah dilakukan di beberapa desa. Antara lain Desa Parigi, Lapadindi, Bangunsari, Latompa dan Raimuna.

Masyarakat pun antusias menerima bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu untuk memenuhi kebutuhan pembukaan puasa.

Bupati Muna, LM Rusman Emba mewanti-wanti para Plt dan kepala desa agar tidak main-main saat penyaluran bantuan itu. Apalagi sampai melakukan pemotongan.

"Bila ada yang berani, laporkan pada pihak yang berwajib," tegas Rusman di sela-sela penyerahan BLT di Desa Raimuna, Kecamatan Maligano.  

Di sisi lain, warga yang memenuhi syarat tapi tidak didata, agar melaporkan pada bupati atau DPMD.

"Sepanjang belum menerima PKH dan bantuan sembako, wajib menerima," sebutnya.

Baca juga: Jumlah Penumpang Meningkat Jelang Ramadan

Sementara itu, Kadis PMD, Rustam menerangkan, bantuan yang diberikan baru untuk bulan April. Untuk Mei-Juni akan disalurkan bersama di bulan Mei.

"Untuk Mei penyalurannya kita kerja sama dengan BRI. Nanti warga tinggal melakukan penarikan saja melalui bank terdekat atau BRI link, tanpa potongan sepeser pun," ungkapnya.

Dari data di pusat, penerima BLT di Bumi Sowite sekitar kurang lebih 10 ribu kepala keluarga (KK). Anggaran yang disiapkan melalui Dana Desa (DD)  sebesar Rp 100 juta/desa. Bila tak mencukupi, dananya akan ditambah dengan melakukan penyesuaian pada perubahan APBDes.

Para kades diminta benar-benar selektif dalam melakukan pendataan para calon penerima bantuan agar tidak tumpang tindih dengan penerima PKH dan bantuan sembako.

"Harus tepat sasaran. Utamanya warga yang terdampak COVID-19," pungkas mantan Plt Kepala BKPSDM itu.

Reporter: Naryo

Editor: Rani