adplus-dvertising

Jumlah Penumpang Meningkat Jelang Ramadan

Muh. Risal H, telisik indonesia
Kamis, 23 April 2020
748 dilihat
Jumlah Penumpang Meningkat Jelang Ramadan
Babinsa mengarahkan puluhan penumpang duduk mangantri sebelum melakukan skrining di posko pemantauan COVID-19 Pelabuhan Tobaku, Kolaka Utara. Foto: Muh. Risal/Telisik

" Memang ada peningkatan jumlah penumpang dari Pelabuhan Bansalae Siwa, Wajo "

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Jelang bulan suci Ramadan, jumlah penumpang yang masuk ke Pelabuhan Tobaku, Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami peningkatan.

Pantauan Telisik.id di Pelabuhan Tobaku, pada tanggal 20 April tercatat 78 orang penumpang terdiri dari sopir pengangkut logistik dan penumpang umum.

Tanggal 21 April, 79 penumpang. Sementara Rabu, 22 April tercatat 64 penumpang, 19 orang di antaranya adalah penumpang dengan tujuan akhir di Kolut.


Meski mengalami penurunan di tanggal 22 April, jumlah tersebut masih terbilang tinggi jika dibandingkan dengan jumlah penumpang ketika pertama kali diterapkan kebijakan pembatasan penumpang oleh Pemkab Wajo yang hanya 30 sampai 40 penumpang perhari.

Koordinator Posko Gugus Tugas COVID-19 Pelabuhan Tobaku, Baskar Jafar, SE, membenarkan adanya lonjakan penumpang menjelang Ramadan.

"Memang ada peningkatan jumlah penumpang dari Pelabuhan Bansalae Siwa, Wajo," kata Jafar, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: DPRD Kolut Salurkan Ratusan Paket Sembako dan Vitamin

Pertama kali pemberlakuan kebijakan pembatasan penumpang, kisaran jumlah penumpang hanya 30 sampai 40 penumpang. Sekarang sudah menyentuh angka 60 sampai 79 orang.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kolut, Ir. Junus, M.Si usai berkomunikasi dengan Kadishub Wajo mengatakan, pihaknya kecolongan dan berjanji akan menindaklanjuti permasalahan ini secepatnya.

"Saya sudah komunikasi dengan Kadishub Wajo, katanya mereka kecolongan. Mereka berjanji akan menindaklanjuti permasalahan ini secepatnya," kata Junus.

Sebenarnya ada peraturan baru dari Menteri Perhubungan, kapal boleh mengangkut penumpang tapi kapasitasnya dibatasi 40 persen dari jumlah maksimum. Kebijakan ini diterapkan di Pelabuhan Bajoe-Kolaka.

"Sementara untuk Pelabuhan Bansalae, Siwa menuju Pelabuhan Tobaku memberlakukan penutupan akses penumpang umum kecuali akses logistik, sehingga dengan kejadian tersebut Dishub Wajo akan menindaklanjuti secepatnya," tutupnya.

Reprter: Muh. Risal

Editor: Rani

Artikel Terkait
Baca Juga