Kemensos Baksos Terintegrasi di Maluku Tenggara-Tual, 1.017 Warga Terima Bantuan Rp 1,15 Miliar
Reporter
Jumat, 24 April 2026 / 7:50 am
Penyerahan piagam penghargaan dalam rangka kegiatan Baksos Terintegrasi Kementerian Sosial RI di RSUD Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (22/4/2026). Foto: Ist.
LANGGUR, TELISIK.ID - Kementerian Sosial (Kemensos) RI menggelar Bakti Sosial Terintegrasi bagi kelompok rentan di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual pada 22-24 April 2026. Kegiatan yang dipusatkan di RSUD Karel Sadsuitubun, Langgur ini menyasar 1.017 penerima manfaat dengan total bantuan mencapai Rp 1,15 miliar.
Program tersebut merupakan kolaborasi Kemensos bersama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV-Indosiar, Pemerintah Daerah Maluku Tenggara dan Kota Tual, serta sejumlah instansi terkait.
Sebanyak 16 layanan disiapkan dalam kegiatan ini, mulai dari operasi katarak gratis, khitanan massal, isbat nikah, hingga bantuan kewirausahaan. Selain itu, tersedia pula layanan kesehatan fisik dan mental bagi lanjut usia, penyandang disabilitas, dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), serta pengobatan bagi penderita kusta dan dukungan bagi ODHIV.
Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kemensos RI, Suratna, mengatakan program ini dirancang sebagai paket layanan terpadu yang menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat.
“Kami hadir membawa program bakti sosial terintegrasi, mulai dari layanan lanjut usia, disabilitas, kesehatan hingga pendidikan. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual,” ujarnya.
Baca Juga: Kemensos Bakti Sosial di 10 Desa Magelang Libatkan Sentra Meohai Kendari
Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menyambut baik program tersebut dan menilai kehadiran pemerintah pusat memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Ini menjadi berkah bagi masyarakat Maluku Tenggara. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Usai penyerahan bantuan secara simbolis, rombongan pejabat meninjau sejumlah titik layanan, termasuk operasi katarak, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan, serta layanan isbat nikah dan pencatatan sipil.
Bagi warga, program ini bukan sekadar bantuan, tetapi juga solusi atas persoalan mendasar. Salah satunya dirasakan Baharuddin Daeng Syukur, penerima manfaat isbat nikah.
Baca Juga: BLT Rp 900 Ribu Resmi Cair 2025, Berikut Akses Aplikasi Cek Link Bansos Kemensos
“Saya sangat berterima kasih. Dengan adanya sidang isbat ini, kami bisa mendapatkan sertifikat dan buku nikah dari pemerintah,” tuturnya.
Selain kegiatan sosial, Kemensos juga meninjau calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Langgur sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan bagi masyarakat setempat.
Program ini diharapkan memperkuat sinergi Pemerintah Pusat dan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan di wilayah Maluku Tenggara dan Kota Tual. (Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS