DP3A Buton Selatan Optimis Tingkatkan Predikat Kabupaten Layak Anak di Tengah Efisiensi Anggaran
Ali Iskandar Majid, telisik indonesia
Kamis, 23 April 2026
0 dilihat
Kepala DP3A Buton Selatan, La Ode Heryanto, dan landmark Buton Selatan. Foto: Ali Iskandar Majid/Telisik
" Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Buton Selatan menyatakan optimisme yang tinggi untuk meningkatkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 "

BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Buton Selatan menyatakan optimisme yang tinggi untuk meningkatkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026.
Meskipun dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran, DP3A menargetkan perolehan poin yang lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya.
Kepala DP3A Buton Selatan, La Ode Heryanto, mengungkapkan terjadi peningkatan signifikan dalam penilaian KLA sejak masa kepemimpinannya.
Baca Juga: Pria di Konawe Selatan Terekam CCTV Gasak Kotak Amal hingga Hp Marbot Masjid
Sebelumnya hanya berada di kisaran 100 poin, tahun lalu Buton Selatan berhasil melonjak hingga mencapai angka 200-an poin.
"InsyaAllah di tahun ini kami optimis bisa mencapai di atas dari tahun lalu," ujar Heryanto, Kamis (23/4/2026).
Namun, saat ini pihaknya berpacu dengan waktu untuk mengumpulkan data dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Hingga kini, kata Heryanto, masih banyak OPD yang belum mengirimkan data pendukung meskipun surat permintaan telah dilayangkan.
"Di injury time ini, mudah-mudahan OPD bisa segera mengirimkan datanya sehingga kami dapat memprediksi kira-kira berapa poin yang kami peroleh untuk KLA ini. Deadline-nya jatuh pada 30 April mendatang," tambahnya.
Mengingat keterbatasan anggaran pada tahun berjalan, Heryanto menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendongkrak nilai KLA.
Baca Juga: Inspektorat Muna Selesai Audit Investigasi Pilkades Oensuli Tahun 2022
Fokus utama yang diusung adalah pemberian pemahaman parenting kepada orang tua di tingkat desa dan kecamatan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak secara menyeluruh, mulai dari lingkup terkecil hingga tingkat kabupaten.
Heryanto berharap, dengan berdayanya perempuan dan sejahteranya keluarga, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan seminimal mungkin, atau bahkan dihilangkan sepenuhnya di Buton Selatan.
"Minimal kita sudah sejahtera dan kekerasan terhadap anak dan perempuan itu sudah tidak ada lagi di negeri yang kita cintai ini," pungkasnya. (C)
Penulis: Ali Iskandar Majid
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS