Kendari Undercover: Dua PSK Cantik Ini Beber Tarif Ngamar dan VCS Bikin Geleng Kepala

Ahmad Jaelani

Reporter

Minggu, 23 Maret 2025  /  1:13 pm

Cerita wanita beberkan tarif serta layanan prostitusi online. Foto: Repro Istockphoto.

KENDARI, TELISIK.ID - Dunia Pekerja Seks Komersial (PSK) online, dengan transaksi yang semakin mudah dilakukan melalui aplikasi digital. Beberapa wanita yang menjajakan cintanya kerap menawarkan jasanya secara terang-terangan di media sosial maupun aplikasi khusus.

Tidak hanya mematok tarif, mereka bahkan dengan gamblang mengungkapkan bagian tubuh yang paling disukai pelanggan.

Berbagai cara dilakukan untuk menarik perhatian pelanggan, termasuk menampilkan foto-foto menggoda di status aplikasi.

Dari penelusuran Telisik.id di aplikasi MiChat pada Sabtu (22/3/2024) malam, ditemukan beberapa akun yang secara terang-terangan menuliskan "Open BO" dalam status mereka.

Seorang wanita yang menggunakan nama samaran Mita, berusia 24 tahun, merupakan salah satu PSK yang aktif di aplikasi tersebut.

Baca Juga: Kendari Undercover: Cerita Pilu Wanita Putus Sekolah Banting Stir Jadi PSK dan Didukung Suami

Saat mendapatkan pesan berisi pertanyaan mengenai "BO", ia langsung membalas dengan menyebutkan tarif yang dipatok serta mengirimkan beberapa foto sebagai penawaran.

"Kalau tidak mau di hotel Rp 450.000, terserah mau dibawa ke tempat mana, di kos juga bisa," kata Mita melalui aplikasi.

Mita mengaku tidak memilih-milih tempat, asalkan lokasinya nyaman dan aman. Ia terbuka dengan berbagai opsi dari pelanggannya, baik itu di kos-kosan, hotel, maupun tempat lain yang dianggap layak.

"Bagus tempatnya, bisa langsung dengan hotel atau penginapan, Rp 750.000," beber Mita.

Selain transaksi langsung, ada juga wanita yang lebih memilih menawarkan jasanya melalui layanan Video Call Sex (VCS).

Salah satu dari mereka adalah Caca, wanita berusia 27 tahun yang mengaku lebih nyaman dengan layanan daring daripada bertemu langsung dengan pelanggan.

"Ada pelanggan tetapku, apalagi kalau sudah dengar suaraku video call," cerita Caca.

Baca Juga: Kendari Undercover: Tak Pernah Patok Tarif, Rutinitas Pria Ini Tiap Malam Antar Jemput PSK Masih ABG

Caca menyebutkan bahwa tarif untuk layanan VCS bervariasi, tergantung dari durasi dan permintaan pelanggan. Ada yang membayar dengan transfer uang, ada pula yang menggunakan metode lain seperti pulsa.

"Biasa dibayar pakai pulsa Rp 100 ribu, kadang transfer uang langsung," kata Caca.

Ketika diminta untuk memberikan keterangan lebih lanjut dalam wawancara eksklusif, Caca menolak dan segera mengakhiri percakapan. Ia bahkan menghapus seluruh pesan yang telah dikirimkan sebelumnya, seolah ingin menghilangkan jejak. (A)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

TOPICS