Ketua Bappilu Tegaskan Golkar Partai Terbuka, 10 PK Belum Paten Dukung AJP

Musdar

Reporter

Jumat, 05 November 2021  /  2:32 pm

Ketua Bappilu Partai Golkar Kota Kendari, Sahabuddin. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Pertemuan Aksan Jaya Putra (AJP) dengan 10 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kota Kendari yang berujung dukungan PK kepada AJP di Pilwali 2024, ditanggapi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu).

Ketua Bappilu Golkar Kota Kendari, Sahabuddin mengatakan, tidak ada yang salah dengan pertemuan itu. Sebab sesuai mekanisme dalam petunjuk teknis (Juknis) Golkar disampaikan bahwa kader yang berkeinginan maju di Pilwali dapat melakukan komunikasi kepada pengurus partai mulai dari tingkat bawah yakni PK.

Tapi Sahabuddin menegaskan bahwa dukungan yang disampaikan 10 PK tersebut bukan merupakan dukungan paten.

Hal itu ditegaskan menyusul banyaknya pemberitaan yang menyebutkan 10 PK sepakat mendukung AJP di Pilwali 2024.

Jangan sampai publik menilai bahwa Golkar telah menjurus kepada satu nama.

"Saya pikir yang dilakukan saudara Aksan sebagai kader sah-sah saja. Tapi itu jangan dijadikan acuan bahwa 10 PK ini sudah paten mendukung dia," ungkap Sahabuddin.

Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kota Kendari ini menegaskan bahwa Golkar merupakan partai yang terbuka. Bahkan tidak hanya kepada kader, partai beringin rimbun ini juga terbuka kepada figur non kader yang memiliki elektabilitas tinggi dan komitmen untuk membesarkan partai Golkar ke depan.

Baca Juga: Usai Berpolemik, 10 PK Golkar Juga Nyatakan Dukung AJP di Pilwali Kota Kendari

Baca Juga: Surunuddin Dangga Beri Sinyal Bertarung di Pilgub Sultra

"Baik kader atau non kader yang mempunyai elektabilitas tinggi dan komitmen untuk membesarkan partai ke depan, kenapa tidak kita usung. Intinya Pilkada Kota Kendari 2024 Golkar Kendari ingin menang," terangnya menegaskan.

Sahabuddin menerangkan, sesuai hasil Rapimda 20 Oktober 2021, sebanyak 10 PK menyampaikan terbuka berdasarkan hasil survei.

Dengan mengedepankan survei, ke depannya diharapkan banyak tokoh yang memiliki keinginan maju di Pilkada Kota Kendari melalui pintu Golkar.

"Jadi siapapun yang berkeinginan maju silakan komunikasi dengan PK Golkar. Karena begitulah mekanismenya," katanya.

Politikus muda ini menjelaskan, berdasarkan mekanisme partai, PK dapat mengusulkan figur sebanyak-banyaknya di DPD II. Tapi di DPD II hanya akan mengusung 5 nama saja ke DPD I.

Selanjutnya DPD I sesuai Juknis Golkar akan mengusung 3 nama ke DPP.

"DPP yang memutuskan. Apapun yang diputuskan DPP itulah yang menjadi pedoman kita di daerah untuk didukung secara keseluruhan oleh kader maupun simpatisan," pungkasnya. (C)

Reporter: Musdar

Editor: Haerani Hambali