Kronologi Kabag Ops Tembak Kasat Reskrim AKP Ulil Ryanto hingga Tewas, Diduga Masalah Tambang Galian C

Ahmad Jaelani

Reporter

Sabtu, 23 November 2024  /  12:49 pm

Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Riyanto Anshari (kiri), tewas ditembak oleh rekannya Kabag Ops, AKP Dadang Iskandar (kanan) Foto: Repro tribunnews.com

SOLOK SELATAN, TELISIK.ID - Insiden tragis di Mapolres Solok Selatan, Sumatera Barat, mengejutkan banyak pihak. Kejadian yang melibatkan Kabag Ops menembak Kasat Reskrim hingga tewas ini diduga bermula dari permasalahan terkait tambang galian C.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 00.43 WIB di parkiran Polres Solok Selatan. Lokasi tepatnya berada di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.

Korban dalam kejadian ini adalah AKP Ulil Ryanto Anshari, yang menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Solok Selatan. Sementara itu, tersangka penembakan adalah AKP Dadang Iskandar, yang menjabat sebagai Kabag Ops Polres Solok Selatan.

Dikutip dari tvonews.com, Sabtu (23/11/2024), kronologi kejadian bermula ketika personel Sat Reskrim Polres Solok Selatan menangkap seorang pelaku tambang galian C.

Penangkapan tersebut memicu respons dari Kabag Ops, yang menelepon Kasat Reskrim terkait kasus tersebut.

Baca Juga: Kabag Ops Tembak Kasat Reskrim, Dua Peluru Tewaskan AKP Ulil Riyanto Anshari

Setelah pelaku tambang dibawa ke Mapolres, pemeriksaan dilakukan di ruang Sat Reskrim. Namun, saat pemeriksaan berlangsung, terdengar suara tembakan dari area parkir. Personel yang keluar menemukan Kasat Reskrim tergeletak tak bergerak.

Kasat Reskrim diketahui terkena dua tembakan di bagian kepala, yaitu pelipis sebelah kanan dan pipi kanan. Kabag Ops terlihat meninggalkan lokasi kejadian menggunakan mobil dinas Isuzu D-Max dengan pelat nomor 3-46.

Diduga, Kabag Ops menembak menggunakan senjata api pendek jenis pistol HS 260139. Pada saat penembakan, hanya ada Kabag Ops dan Kasat Reskrim di lokasi kejadian. Tidak ada saksi langsung yang menyaksikan insiden ini.

Motif penembakan diduga berkaitan dengan ketidaksenangan Kabag Ops terhadap penangkapan yang dilakukan oleh Sat Reskrim terhadap pelaku tambang galian C.

Beberapa barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian, termasuk satu unit mobil Toyota Rush berwarna hitam dengan nomor polisi B 1215 QH. Selain itu, ditemukan dua selongsong peluru kaliber 9 mm dari pistol HS 260139.

Baca Juga: Begini Awal Terbongkarnya Perselingkuhan Letkol Lizardo Gumay dengan Istri Dokter hingga Dicopot jadi Dandim

Polisi juga menemukan tujuh selongsong peluru tambahan dari senjata api yang sama. Barang bukti tersebut menjadi kunci dalam penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus ini. Upaya identifikasi dan analisis balistik pun segera dilakukan.

Setelah insiden, korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk penanganan medis. Namun, nyawa AKP Ulil Ryanto tidak dapat diselamatkan akibat luka tembak yang fatal.

Polres Solok Selatan juga telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memulai pencarian terhadap Kabag Ops, yang diduga melarikan diri setelah insiden tersebut. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Fitrah Nugraha

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS