Maulid Nabi, KKSS Sultra Serukan Persatuan dan Silaturahmi Menuju Sultra Aman, Sejahtera dan Religius

Ana Pratiwi

Reporter

Sabtu, 29 Agustus 2026  /  8:09 pm

Ketua Majelis Taklim BPW KKSS Sultra, Harmawati (tengah), bersama warga KKSS usai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Alam Kendari, Sabtu (29/8/2026). Foto: Ana Pratiwi/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID -  Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Majelis Taklim BPW KKSS Sultra menyerukan penguatan persatuan, silaturahmi dan kebersamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sultra yang aman, sejahtera dan religius.

Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Alam Kendari, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Bersama dalam Maulid, Bersatu dalam Silaturahmi, Berkah dalam Kebersamaan Menuju Sultra Aman, Sejahtera dan Religius.”

Ketua Majelis Taklim BPW KKSS Sultra, Apt. Dra. Hj. Harmawati, M.Kes., mengatakan tema tersebut mengandung pesan keagamaan, persaudaraan, silaturahmi, dan semangat bersama membangun Sultra.

Menurut Harmawati, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani perjuangan serta akhlak mulia Rasulullah SAW.

Baca Juga: PKKMB UMW Kendari 2026, 740 Mahasiswa Jalani Pemeriksaan Kesehatan

“Bersama dalam Maulid mengingatkan kita untuk bersama-sama mengenang dan meneladani perjuangan serta akhlak mulia Rasulullah SAW. Peringatan Maulid bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Harmawati dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, makna “Bersatu dalam Silaturahmi” mengandung pesan agar persatuan dibangun melalui hubungan yang baik, saling menghargai, saling menguatkan, serta menjaga persaudaraan tanpa membedakan latar belakang.

Sedangkan “Berkah dalam Kebersamaan”, kata dia, mengajarkan bahwa persatuan dan kebersamaan dapat melahirkan keberkahan, kekuatan, serta manfaat yang lebih besar bagi keluarga, organisasi, masyarakat, dan daerah.

Sementara itu, tema “Menuju Sultra Aman, Sejahtera dan Religius” menjadi harapan dan komitmen bersama agar Sulawesi Tenggara menjadi daerah yang aman dan damai, masyarakat semakin sejahtera, serta kehidupan sosial dilandasi nilai-nilai agama dan akhlak yang mulia.

Selain peringatan Maulid, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan arisan. Harmawati berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan berkumpul dan menerima giliran, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, saling berbagi, saling menguatkan, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Melalui kegiatan arisan ini, saya berharap kebersamaan kita semakin erat. Jangan kita melihat arisan hanya sebagai kegiatan berkumpul dan menerima giliran, tetapi jadikanlah sebagai wadah silaturahmi, saling berbagi, saling menguatkan, dan mempererat ukhuwah Islamiyah,” katanya.

Harmawati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh ibu-ibu yang hadir dan berpartisipasi, panitia, ibu-ibu shalawat, serta semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.

Ia berharap Majelis Taklim BPW KKSS Sultra senantiasa diberikan keberkahan, semakin kompak, semakin aktif dalam kegiatan keagamaan, serta dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar.

Sementara itu, Sekretaris BPW KKSS Sultra, Drs. Muhammad Syaiing, mengatakan peringatan Maulid Nabi harus menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri dan meneladani sikap mulia Rasulullah SAW.

“Peringatan Maulid Nabi bukan seremonial tahunan belaka. Momentum ini menjadi sarana introspeksi diri untuk meneladani sikap mulia Nabi. Beliau diutus Allah SWT untuk menyempurnakan akhlak manusia,” kata Muhammad Syaiing.

Ia juga mengajak keluarga besar KKSS Sultra memperkuat persaudaraan, terus mendukung kegiatan keagamaan, serta menjaga keharmonisan di Bumi Anoa.

“Mari kita tingkatkan kecintaan kita kepada Allah, mengamalkan ajaran beliau dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: UMW Raih Rekor MURI, Perkuat Literasi Investasi Mahasiswa

Menurut Muhammad Syaiing, makna tema Maulid tersebut juga berkaitan dengan komitmen KKSS untuk bersama-sama mendukung pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, turut disampaikan hasil sejumlah lomba yang diikuti bidang-bidang yang tergabung dalam KKSS Sultra. Dari tujuh bidang yang berpartisipasi, tercatat sejumlah penghargaan, di antaranya Male Tercantik Terbaik III, bidang kerja sama Terbaik II, serta penghargaan Terbaik I yang dalam bahan keterangan disebut berkaitan dengan bidang ekonomi dan bidang hukum.

Penghargaan kategori terfavorit diraih bidang organisasi.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan doa untuk kerabat yang sedang sakit.

Rangkaian acara peringatan Maulid diawali dengan shalawat Nabi dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Majelis Taklim BPW KKSS Sultra dan sambutan perwakilan BPW KKSS Sultra.

Peringatan tersebut turut menghadirkan pendakwah Dr. Abdul Gaffar, S.Ag., M.Th.I. (B-Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS