Menuju Sanitary Landfill, Pemkot Kendari Perketat Pengolahan Limbah TPA Puuwatu
Reporter
Rabu, 08 April 2026 / 2:24 pm
Kepala DLHK Kendari, Hj. Erlis Sadya. Foto: Ist.
KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari memastikan sistem pengolahan limbah cair atau air lindi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Puuwatu berfungsi optimal. Berdasarkan uji laboratorium berkala, kualitas air lindi tersebut dinyatakan tetap berada di bawah ambang batas baku mutu lingkungan yang ditetapkan.
Langkah ini merupakan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam memperkuat standar pengelolaan sampah modern. Pengawasan ketat dilakukan untuk menjamin proses dekomposisi sampah tidak mencemari sumber air maupun tanah di sekitar kawasan TPA.
Kepala DLHK Kota Kendari, Hj. Erlis Sadya Kencana menjelaskan, pemantauan kualitas limbah cair ini menjadi prioritas utama dalam operasional TPA. Pihaknya menerapkan sistem pengolahan berlapis untuk menetralisir kandungan berbahaya sebelum cairan dilepaskan ke lingkungan.
“Kami selalu melakukan pemantauan kondisi air lindi dengan uji laboratorium secara periodik. Hasilnya menunjukkan kualitas air lindi di TPA Puuwatu masih berada di bawah baku mutu,” ujar Erlis, Rabu (8/4/2026).
Erlis menambahkan, DLHK juga telah melakukan serangkaian treatment khusus pada kolam lindi. Cairan yang dihasilkan dari tumpukan sampah tersebut dikelola melalui sistem kolam pengendapan dan proses biologis guna menekan kadar senyawa organik serta logam berat.
Baca Juga: Bak Mobil Amrol DLHK Kendari Miring Saat Menuju Bengkel untuk Perbaikan
Baca Juga: DLHK Kendari Hentikan Pembukaan Lahan Ilegal oleh Perusahaan Misterius dan Siapkan Denda Meteriil
Pengendalian ini merupakan bagian dari transformasi TPA Puuwatu menuju sistem sanitary landfill. Metode ini tidak hanya fokus pada pembuangan, tetapi juga mencakup penataan zona, pengendalian bau, hingga pemanfaatan gas metan secara terintegrasi.
“Pengelolaan sampah tidak hanya soal menumpuk sampah, tetapi memastikan seluruh dampaknya terkendali,” tegas Erlis.
Dengan volume sampah yang terus meningkat, Pemkot Kendari berkomitmen memperkuat teknologi pengolahan limbah secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap komitmen kota dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan asri bagi warga Kendari. (Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS