UMKM Perlu Dukungan Pendamping Bisnis Profesional Hadapi Persaingan Ketat
Erni Yanti, telisik indonesia
Selasa, 16 Juni 2026
0 dilihat
Narasumber menyampaikan materi pemasaran digital dalam kegiatan pelatihan dan sosialisasi bagi pelaku UMKM. Foto: Ist.
" Kehadiran konsultan atau pendamping bisnis profesional dinilai semakin penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan usaha yang kian kompleks "

JAKARTA, TELISIK.ID - Kehadiran konsultan atau pendamping bisnis profesional dinilai semakin penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan usaha yang kian kompleks.
Selain membantu menyusun strategi bisnis, pendamping profesional juga berperan dalam meningkatkan daya saing dan mempercepat pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Dilansir dari sinergisolusi.id, Selasa (16/6/2026), pelaku UMKM saat ini tidak hanya menghadapi persoalan permodalan, tetapi juga tantangan dalam pemasaran, pengelolaan keuangan, operasional usaha, hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.
Banyak pemilik UMKM memiliki kemampuan dalam menghasilkan produk atau jasa yang berkualitas, namun belum sepenuhnya menguasai aspek manajemen bisnis.
Kondisi tersebut menyebabkan tidak sedikit usaha yang mengalami stagnasi bahkan kesulitan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Baca Juga: BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta per Hari, Begini Alasannya
Dalam situasi tersebut, konsultan pendamping bisnis hadir sebagai mitra strategis yang membantu pelaku usaha mengidentifikasi permasalahan, menemukan peluang pengembangan, serta merancang langkah-langkah yang relevan sesuai kebutuhan usaha.
Pendampingan juga mencakup evaluasi dan pemantauan hasil agar strategi yang diterapkan berjalan efektif.
Salah satu strategi yang dinilai penting adalah membantu UMKM menentukan arah pengembangan usaha secara lebih terukur.
Melalui analisis kondisi usaha, pasar, dan kompetitor, pelaku UMKM dapat menyusun target jangka pendek maupun jangka panjang yang lebih jelas.
Selain itu, peningkatan efisiensi operasional juga menjadi fokus utama. Banyak UMKM masih menggunakan sistem kerja manual yang menyebabkan biaya operasional tinggi dan produktivitas kurang optimal.
Pendamping bisnis dapat membantu penerapan teknologi sederhana maupun sistem otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi usaha.
Di bidang pemasaran, konsultan berperan membantu pelaku usaha membangun merek, memperluas jangkauan pasar, serta memanfaatkan berbagai platform digital seperti media sosial, marketplace, optimasi mesin pencari (SEO), hingga strategi pemasaran berbasis konten.
Baca Juga: Harga Asli Pertalite Rp 18.040 Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Penjelasannya
Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan visibilitas produk dan memperluas basis pelanggan.
Pendampingan juga mencakup penguatan tata kelola keuangan dan akses pembiayaan. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh dukungan permodalan dari lembaga keuangan maupun investor.
Seiring berkembangnya ekonomi digital, kebutuhan akan pendamping bisnis yang memahami teknologi dan tren pasar juga semakin meningkat.
Generasi muda dinilai memiliki peluang besar untuk mengambil peran sebagai pendamping UMKM karena dinilai lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, pemasaran online, dan strategi branding modern.
Dengan pendampingan yang tepat, UMKM diharapkan tidak hanya mampu bertahan menghadapi persaingan, tetapi juga tumbuh menjadi usaha yang lebih profesional, produktif, dan berdaya saing tinggi di pasar nasional maupun global. (C)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS