Mistik: Cerita Seram Pemandi Jenazah Bikin Merinding, Diteror Arwah Orang Meninggal Miras
Reporter
Kamis, 27 Februari 2025 / 1:26 pm
Candra (kanan) menceritakan pengalaman mistisnya sebagai pemandi jenazah. Foto: Repro Jawapos/Tribunnews
JAKARTA, TELISIK.ID - Banyak kisah mistis dialami pemandi jenazah saat menjalankan tugasnya. Salah satunya adalah Chandra, pria yang telah bertahun-tahun memandikan jenazah di berbagai rumah sakit.
Pengalamannya tak hanya soal fisik, tapi juga kejadian mistis yang sulit dijelaskan secara logika. Salah satu kejadian yang paling menyeramkan adalah saat dirinya diteror oleh arwah dua remaja yang meninggal karena miras oplosan.
Peristiwa ini terjadi pada tahun 2019 dan meninggalkan trauma mendalam bagi Chandra serta keluarganya.
Sejak Usia 16 Tahun Sudah Mandikan Jenazah
Chandra adalah pemandi jenazah asal Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sejak usia 16 tahun, ia sudah mulai belajar memandikan jenazah dari gurunya, H. Haris. Awalnya, Chandra merasa enggan ketika ditawari untuk ikut.
“Pak Haji bilang mau ikut lho? Saya bilang enggak mau,” ujar Chandra, seperti dikutip dari Tribunnews, Kamis (27/2/2025).
Namun, rasa penasaran membuatnya akhirnya tertarik dan mulai belajar dari sang guru. Pada usia 18 tahun, ia mendapat panggilan dari lembaga pemulasaran jenazah DKI Jakarta untuk menjadi ahli pemulasaran.
“Saya sudah 28 tahun menjadi pemandi jenazah,” katanya.
Dua Remaja Meninggal Akibat Miras Oplosan
Kisah mistis yang dialami Chandra bermula dari kematian dua remaja akibat miras oplosan. Dua remaja berusia 14-15 tahun baru bekerja seminggu di tempat cutting stiker.
Mereka bersama dua teman lainnya mencampur alkohol 70 persen dengan minuman berenergi dan obat nyamuk cair. Akibatnya, dua remaja itu overdosis dan meninggal, sementara dua lainnya mabuk berat. Jenazah mereka kemudian dikirim ke rumah sakit di perbatasan Jakarta dan Tangerang.
“Saya ditelepon bos saya untuk mandiin jenazah,” kata Chandra.
Baca Juga: Mistik: Cerita Penunggu Alas Purwo Dijaga Sosok Gayatri, Salah Masuk Tak Bisa Keluar dari Dunia Gaib
Jenazah Bergerak di Ambulans
Setelah dimandikan dan dikafani, jenazah dua remaja itu dimasukkan ke ambulans untuk dibawa ke Tegal. Saat perjalanan, asisten Chandra melihat sesuatu yang mengejutkan.
“Asisten saya bilang jenazah bergerak,” ujar Chandra.
Ia pun memeriksa kembali, tetapi tidak ada tanda-tanda pergerakan. Perjalanan dilanjutkan, namun dua teman remaja yang ikut dalam ambulans semakin ketakutan. Saat berhenti di rest area, mereka enggan turun karena takut.
Setibanya di Tegal, keluarga mereka pun dibuat gempar. Salah satu bibi korban mengaku melihat jenazah keponakannya bergerak. Tak lama setelah itu, sang bibi mendadak kesurupan.
Tanah Kuburan Bergetar dan Muncul Ular Sanca
Pada dini hari, kedua jenazah remaja itu dimakamkan berdampingan. Namun, saat proses pemakaman berlangsung, terjadi kejadian aneh.
“Tanah galian kuburan bergetar,” ungkap Chandra.
Tak lama kemudian, muncul seekor ular sanca dari dalam tanah. Hal ini membuat warga sekitar ketakutan. Setelah pemakaman selesai, Chandra pun pulang ke Jakarta. Namun, teror belum berakhir.
Arwah Dua Remaja Datang ke Rumah
Setelah sampai di rumah, istri Chandra bercerita ada dua remaja yang mencarinya. Mereka melihat ikan di kolam dan berkata, “Bu, ikannya dijual aja.”
Saat istri Chandra hendak menyuguhkan kopi, kedua remaja itu menghilang. Malam harinya, kejadian semakin menyeramkan. Saat mereka tidur, jendela kamar diketuk.
Baca Juga: Kisah Mualaf Nurhayadi, Dibuang Keluarga hingga Dipaksa Makan Rumput
Istri Chandra membuka sedikit gorden dan melihat dua remaja itu tersenyum sinis. Penasaran, Chandra ikut melihat dan benar, dua sosok itu masih ada.
“Besoknya saya minta foto dari sopir ambulans, ternyata benar mereka,” ungkapnya.
Jin Menyerupai Arwah untuk Menyesatkan Manusia
Chandra akhirnya menyadari sesuatu yang ganjil. Ia mengatakan kepada istrinya bahwa yang datang bukanlah arwah remaja tersebut.
“Yang datang itu bukan arwah mereka,” katanya.
Menurutnya, yang muncul adalah jin yang menyerupai dua remaja itu untuk menyesatkan manusia. Sejak kejadian itu, Chandra semakin berhati-hati dalam pekerjaannya. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Fitrah Nugraha
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS