Pemkab Buton Selatan Kucurkan 3 Ton Beras Lewat GPM Jelang Ramadan

Ali Iskandar Majid, telisik indonesia
Jumat, 13 Februari 2026
0 dilihat
Pemkab Buton Selatan Kucurkan 3 Ton Beras Lewat GPM Jelang Ramadan
Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, saat membuka GPM di Lapangan Lakarada, Batauga, Jumat (13/2/2026). Foto: Ist.

" Memasuki bulan suci Ramadan Pemkab Buton Selatan menjual beras sebanyak 3 ton dan komoditas lainnya dengan harga miring lewat Gerakan Pangan Murah (GPM) di lapangan Lakarada, Batauga "

BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Memasuki bulan suci Ramadan Pemkab Buton Selatan menjual beras sebanyak 3 ton dan komoditas lainnya dengan harga miring lewat Gerakan Pangan Murah (GPM) di lapangan Lakarada, Batauga, pada Jumat (13/2/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Buton Selatan, La Ode Muhamad Idris, mengatakan gerakan yang dilakukan kedua kali ini turut didukung oleh Bank Indonesia.  

Sebanyak 3 ton beras dijual dengan harga miring untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di Buton Selatan.

Idris menuturkan, pihaknya mendapatkan pasokan beras sebanyak 9 ton, dengan skema pendistribusian 3 ton beras di setiap pelaksanaan kegiatan.  

Penyaluran ketiga direncanakan akan digelar saat memasuki Minggu ke-4 pada periode Februari 2026.  

Baca Juga: Upaya Edukasi Keselamatan Berkendara Ratusan Pelajar di Tokalimbo Luwu Timur Dihentikan Paksa Sekelompok Orang

Selain beras yang dijual Rp 58.000 per 5 kilogram (kg), komoditas bawang putih, bawang merah, gula dan minyak goreng dijual dengan harga ramah di dompet.  

Sebanyak 200 kg gula pasir juga disediakan pada pasar murah tersebut dengan harga jual Rp 16.000/kg.  

Untuk lebih memaksimalkan kebutuhan rumah tangga, juga disediakan minyak goreng dalam kemasan sebanyak 200 liter yang dibandrol seharga Rp 18.500 per liter.  

Selain itu, bawang merah dan bawang putih dijual dengan harga Rp 38.000, lebih hemat Rp 2000 dari harga jual di pasar tradisional.

"Gerakan Pangan Murah ini sebagai salah satu langkah pemkab dalam menghalau pedagang nakal yang suka menaikan harga jelang Ramadan," kata Idris.

Baca Juga: Narkoba Jadi Kekhawatiran Bersama Pemkab Wakatobi

Sementara itu, Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, menilai GPM merupakan langkah yang tepat untuk membantu para keluarga kurang mampu, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka saat harga jual sembako melambung tinggi jelang bulan suci Ramadan.

"Misalnya, seperti harga beras ukuran 5 kilogram, di pasar Rp 62.000, tapi di sini dijual Rp 58.000, warga sudah hemat Rp 4.000," ujarnya.

Adios berharap dengan adanya GPM ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Buton Selatan, utamanya bagi keluarga yang kurang mampu maupun para lansia.  

Adios juga memperingatkan bagi warga yang telah membeli beberapa komoditas seperti beras tidak dijual kembali dengan harga tinggi, sebab bisa memicu terjadinya inflasi harga. (B)

Penulis: Ali Iskandar Majid

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga