Mistik: Cerita Viral Perempuan Diteror Jin Selama 29 Tahun hingga Sulit Salat
Reporter
Kamis, 05 Maret 2026 / 12:20 pm
Film horor kisah nyata Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat, telah tayang di bioskop September 2025. Foto: Repro Imdb
JAKARTA, TELISIK.ID - Kisah nyata seorang perempuan yang mengaku hidup dalam teror gaib selama puluhan tahun diangkat ke layar lebar melalui film horor terbaru berjudul Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat.
Film ini tidak hanya menyuguhkan unsur ketegangan, tetapi juga menghadirkan cerita perjalanan hidup yang panjang dan penuh ujian dari sosok Maryam.
Film garapan Azhar Kinoi Lubis tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 September 2025. Produksi ini digarap oleh VMS Studio dan terinspirasi dari kisah nyata yang sebelumnya viral di podcast Lentera Malam melalui episode berjudul Belenggu Jin Kafir.
Cerita tersebut menarik perhatian publik karena menggambarkan pengalaman panjang seorang perempuan yang mengaku menghadapi gangguan gaib selama hampir tiga dekade.
Melansir dari suara.com jaringan telisik.id, Kamis (5/3/2026), dalam kisah yang diangkat ke film, Maryam disebut telah mengalami gangguan gaib selama 29 tahun. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan menjalani kehidupan normal, termasuk saat menjalankan ibadah.
Cerita ini kemudian dikembangkan menjadi sebuah film horor yang tidak hanya menampilkan ketegangan, tetapi juga berupaya menggambarkan perjuangan psikologis dan spiritual dari tokoh yang menjadi sumber cerita.
Produser eksekutif film ini, Shalu TR, menyampaikan bahwa proyek tersebut memiliki tujuan lebih dari sekadar menghadirkan cerita horor kepada penonton. Ia mengatakan bahwa tim produksi ingin menghadirkan perspektif yang lebih manusiawi terhadap pengalaman Maryam yang selama ini jarang dipahami secara luas oleh masyarakat.
"Di sini ingin menyampaikan bukan hanya horornya saja, tapi juga membangunkan rasa empati kepada Maryam yang sudah menjalani hidup 29 tahun dengan sangat berat. Itu orang yang mau salat saja diganggu, beribadah diganggu. Coba bayangkan bagaimana hidupnya," kata Shalu TR dalam jumpa pers di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Baca Juga: 5 Artis Indonesia yang Mantap jadi Mualaf Demi Pernikahan Harmonis
Ia juga berharap film ini dapat memberikan dampak positif bagi Maryam, khususnya dalam membuka ruang perhatian dari masyarakat terhadap kondisi yang dialaminya selama bertahun-tahun.
"Mudah-mudahan dengan film ini, Maryam bisa mendapat bantuan agar dapat beribadah dengan tenang," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Maryam yang menjadi tokoh dalam kisah tersebut turut hadir dalam acara jumpa pers. Ia membagikan pengalamannya selama menghadapi kondisi yang menurutnya sulit dijelaskan secara logis. Dalam keterangannya, Maryam mengatakan bahwa perjuangan tersebut masih terus berlangsung hingga saat ini.
"Sampai saat ini saya masih berjuang untuk berdamai dengan kondisi saya, meskipun di luar akal saya. Saya berharap kalian bisa mengerti kondisi saya, karena ini benar-benar yang saya alami apa adanya," tutur Maryam.
Sementara itu, sutradara Azhar Kinoi Lubis menyebut bahwa proyek film ini memiliki makna personal bagi dirinya. Ia menjelaskan bahwa proses kreatif film dibangun dari pemahaman terhadap pengalaman pribadi Maryam yang kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk visual.
"Proyek ini benar-benar sangat personal yang saya rasakan. Dari hal-hal personal itu saya bangun visual-visualnya," ujar Azhar.
Film Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris yang terlibat dalam memerankan karakter dalam cerita tersebut. Di antaranya adalah Claresta Taufan, Wafda Saifan, Rukman Rosadi, serta Debo Andryos.
Para pemeran tersebut menghidupkan kisah seorang perempuan yang diceritakan dicintai oleh sosok jin selama lebih dari dua puluh enam tahun. Dalam cerita film, hubungan tersebut memunculkan berbagai peristiwa yang berdampak pada kehidupan Maryam dan orang-orang di sekitarnya.
Melalui pengangkatan kisah nyata ini ke layar lebar, tim produksi berharap cerita tersebut dapat dipahami secara lebih luas oleh masyarakat. Selain menghadirkan unsur horor sebagai bagian dari genre film, kisah Maryam juga ditampilkan sebagai perjalanan hidup seorang perempuan yang terus berupaya menjalani kehidupan di tengah pengalaman yang dianggap berada di luar nalar. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS