Mualaf Lokal: Wanita Ini Temukan Kedamaian Lewat Salawat Meski Belum Direstui Orang Tua
Reporter
Sabtu, 28 Februari 2026 / 6:52 am
Seorang mualaf perempuan di Kota Kendari menemukan ketenangan batin melalui lantunan salawat dan kini tengah mendalami ajaran Islam meski belum mendapat restu dari orang tuanya. Foto: Gusti Kahar/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Hidayah bisa datang kapan saja dan melalui jalan yang tak terduga. Hal inilah yang dialami oleh seorang wanita muda berumur 26 tahun yang bernama Azizah (nama disamarkan) yang tinggal di sebuah indekost di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Di tengah hiruk-pikuk Kota Kendari, ia menemukan ketenangan batin yang selama ini dicarinya melalui lantunan salawat.
Dalam sebuah perbincangan hangat di sebuah masjid. Saat itu selesai Salat Tarawih, Azizah bersedia mengisahkan awal mula ketertarikannya pada Islam kepada telisik.id.
Ia mengaku, baru sekitar satu hingga dua bulan terakhir ini mulai memberanikan diri mengikuti majelis salawatan.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Canyon Mimbs: Dari Petani Idaho jadi Mualaf yang Menginspirasi Ribuan Orang
“Rasanya enak, hawanya tenang. Hatiku juga kayak damai, padahal sebelumnya mungkin lagi banyak masalahku. Meskipun waktu itu saya belum tahu apa-apa, tapi rasanya tenang saja,” ujar Azizah dengan raut wajah teduh, Jumat (28/2/2026).
Tidak ingin sekadar ikut-ikutan, Azizah kini mulai serius mendalami syariat Islam. Sebagai langkah awal, ia fokus mempelajari hal-hal mendasar yang menjadi kewajiban seorang muslimah.
Saat ini, Azizah mengaku tengah belajar tata cara berwudhu, gerakan dan bacaan salat, hingga belajar membaca huruf-huruf hijaiyah.
"Baru pelajaran-pelajaran dasar ini yang mau saya dalami," ucapnya.
Baca Juga: Mualaf Lokal: Resmi Mualaf, Warga Baruga Kendari Ini Rasakan Ketenangan Hati
Namun, perjalanan spiritual Azizah tidaklah sepenuhnya mulus, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa keputusannya memeluk Islam belum mendapatkan restu dari orang tuanya.
“Orang tua ku sebetulnya tidak menyetujui,” akunya jujur.
Meski demikian, tekad Azizah sudah bulat. Ia mengaku telah siap dengan segala risiko dan konsekuensi yang akan dihadapi ke depan. Untuk menjaga hubungan baik dengan keluarga, Azizah memilih untuk tidak langsung berterus terang secara frontal. (C)
Penulis: Gusti Kahar
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS