Pemadaman Kebakaran Lahan Gambut di Wesalo Terkendala Sumber Air

Sigit Purnomo

Reporter

Selasa, 31 Oktober 2023  /  1:42 pm

Kebakaran lahan gambut di Wesalo, Kolaka Timur, pemadamannya terkendala sumber air serta akses jalan masuk yang jauh. Foto: Ist.

KOLAKA TIMUR, TELISIK.ID - Pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Wesalo, Kolaka Timur, terkendala pada sumber air yang jauh dari lokasi kebakaran serta akses jalan.

Kapolsek Lalolae, Ipda David Parape menjelaskan, pihaknya terlebih dahulu memadamkan api di titik yang dekat dengan sumber air dengan menggunakan alkon atau mesin penyedot air.

Kapolsek menjelaskan, dalam melakukan pemadaman api, pihaknya juga terkendala pada akses jalan yang sulit untuk dilalui serta jauh masuk ke dalam.

"Ini kita masih berada di lokasi, dan sudah 3 hari berusaha memadamkan namun masih terdapat titik-titik yang terbakar," jelasnya.

Baca Juga: 50 Hektare Hutan dan Lahan di Wesalo Alami Kebakaran

Ia mengungkapkan, sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab utama kebakaran lahan gambut ini. Apalagi saat ini posisi musim kemarau jadi lahan sangat mudah terbakar walaupun hanya tersulut dengan puntung rokok.

Kapolsek mengungkap, pihaknya juga telah menurunkan sejumlah personel untuk membantu melakukan pemadaman api agar tidak terjadi perluasan lokasi kebakaran.

Baca Juga: Sepanjang Musim Kemarau Puluhan Laporan Kebakaran Lahan di Kota Kendari

Sebelumnya Komandan regu Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kolaka Timur, Darusalam menyebut, selain TRC, BPBD Kolaka Timur, pihak Polsek Lalolae, TNI, Dinas Sosial dan Manggala Agni, sejak pagi bersama-sama turun ke lokasi lahan gambut yang terbakar guna memadamkan api tersebut.

Meski demikian, Darussalam mengakui kondisi medan dan sumber air yang sangat sulit, menyebabkan proses pemadaman mengalami kendala. Namun, seluruh tim yang terlibat terus berupaya agar kebakaran ini segera diatasi.

Ia mengatakan, pada hari ketiga kejadian kebakaran lahan gambut ini, si jago merah sudah membakar kurang lebih 50 Ha lahan. (B)

Penulis: Sigit Purnomo

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS