Pemilu di Muna Barat Diharapkan Berjalan Damai

Sunaryo

Reporter Muna

Rabu, 08 November 2023  /  4:13 pm

Kapolres Muna, AKBP Mulkaifin bersama Pj Bupati Muna Barat, penyelenggara pemilu, parpol, tokoh masyarakat dan pemuda, usai deklarasi pemilu damai. Foto: Sunaryo/Telisik

MUNA, TELISIK.ID - Kepolisian Resor (Polres) Muna menginisiasi deklarasi Pemilu Damai di Kabupaten Muna Barat. Deklarasi dihadiri oleh KPU, Bawaslu, partai politik (parpol), tokoh masyarakat, pemuda dan Pemerintah Daerah (Pemda) Muna Barat, Rabu (8/11/2023).

Kapolres Muna, AKBP Mulkaifin menerangkan, mencermati tahapan pemilu, sejak November 2023 hingga selesai, berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Saat ini, dibutuhkan nafas panjang demi menciptakan situasi yang kondusif.

"Kami dari TNI/Polri menyiapkan pengamanan untuk menjamin hak dan kewajiban masyarakat dalam menyukseskan pesta demokrasi," kata Mulkaifin.

Ia menaruh harapan pelaksanaan pemilu di Bumi Laworoku bisa berjalan damai. Karenanya, dibutuhkan peran serta penyelenggara, partai dan stakeholder untuk menciptakan kondusifitas.

Baca Juga: Tim Resmob Polres Muna Bekuk Jambret

"Potensi riak pasti ada. Nah saat ini tugas kita bagaimana untuk meredam," timpalnya.

Komisioner KPU Muna barat, Samsul menerangkan, parpol peserta pemilu sebanyak 15. Khusus calon anggota DPRD kabupaten berjumlah 200 orang.

Sebagai penyelenggara, KPU berkomitmen menjunjung tinggi integritas dan netral yang berlandaskan asas pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.  

"Kami butuhkan dukungan semua pihak agar pemilu berjalan damai. Kami juga apresiasi Polres Muna yang telah menginisasi deklarasi pemilu damai," kata Samsul.

Senada dengan itu, Komisioner Bawaslu Muna Barat, LM Karman mengatakan, pelaksanaan pemilu bukan hal mudah. Dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi agar pelaksanaanya berjalan sukses, aman dan berlanjut dengan baik.

"Kami dari Bawaslu akan bekerja sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," terangnya.

Karman mengingatkan parpol peserta pemilu agar dalam tahapan kampanye dapat memberi kesadaran dan pemahaman pada masyarakat terkait aturan sehingga mengurangi pelanggaran.

"Untuk menciptakan pemilu damai, harus menghindari politik identitas, hoaks dan money politics," ungkapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Muna Barat, Bahri menerangkan, pemilu yang merupakan agenda nasional harus disukseskan. Perbedaan bukan dijadikan sebagai bibit konflik, melainkan sebagai kebersamaan dan keberagaman dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Baca Juga: Formasi CASN Khusus Pol PP Ada Ruang Dibuka 2024

"Kita harus bersama-sama mengantisipasi kerawanan. Jangan beri ruang berita-berita hoaks," tegasnya.

Direktur Perencanaan Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu menyampaikan ada empat faktor untuk menyukseskan pemilu.

Pertama, penyelenggara wajib menjaga integritas dan tidak berpihak. Kedua, peserta harus menaati aturan main, ketiga, pemilih harus punya integritas dan netral. Keempat, tolak politik identitas.

"Bila empat faktor itu dipenuhi, maka pemilu akan berjalan aman, lancar serta menghasilkan demokrasi yang baik," tukasnya. (A)

Penulis: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS