PPS Antisipasi Kekeliruan Tahapan Menuju Pemilu 2024

Febry Jahra Lestiani

Reporter

Jumat, 31 Maret 2023  /  9:49 pm

Mengantisipasi adanya kekeliruan dalam rekapitulasi DPHP, PPS selenggarakan sidang pleno secara terbuka. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Pemilu 2024 sudah semakin dekat, sejumlah tahapan telah dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu termasuk panitia pemungutan suara (PPS).

Bahkan, PPS mulai menggelar rapat pleno terbuka dalam rangka rekapitulasi daftar perubahan pemilih hasil pemutakhiran (DPHP), termasuk PPS Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Kambu, Jumat (31/3/2023).

Ketua PPS Keluraham Kambu, Ahmad Yahya Tikori mengatakan, rapat pleno yang digelarnya adalah salah satu tahapan penyelenggaran Pemilu 2024 yang dilaksanakan secara terbuka.

Baca Juga: Peran Media dalam Mengawal Pemilu 2024

“Iya benar, kita gelar secara terbuka yang sifatnya umum sebagaimana pedoman teknis yang sudah ditetapkan berdasarkan PKPU Nomor 7 Tahun 2022 dan Keputusan KPU Nomor 27 Tahun 2023,” ucapnya.

Selain itu ada beberapa hal yang urgensi memang mesti diumumkan dalam pleno tersebut, sebab DPHP merupakan salinan yang berorientasi untuk diketahui seluruh masyarakat dalam suatu kelurahan.

Selaku pimpinan sidang, Ahmad Yahya juga menyampaikan, terdapat sejumlah perbaikan daftar pemilih sesuai pemutakhiran data yang berbasis formulir model A-rekap perubahan pemilih.

“Jumlah TPS ada 21 di Kelurahan Kambu, kemudian pemilih aktif berjumlah 5.029 orang, pemilih baru 237 orang, pemilih tidak memenuhi syarat 252 orang, perbaikan data pemilih berjumlah 635 orang dan pemilih potensial non E-KTP berjumlah 5 orang,” tambahnya.

Seluruh golongan daftar pemilih yang ia sebutkan itu dimuat dalam berita acara pleno dan diserah terimakan kepada peserta rapat.

Baca Juga: Jumlah Dapil di Jawa Timur Berubah di Pemilu 2024

Tempat sama, peserta rapat pleno, Hartina berterima kasih kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini PPS Kelurahan Kambu dengan penuh integritas masih melibatkan tanggapan serta masukan masyarakat dalam hal pencocokan data pemilih.

“Saya pribadi mewakili perangkat kelurahan apresiasi atas pleno yang digelar secara terbuka, karena melalui rapat-rapat seperti ini apabila ada warga kami yang belum masuk datanya kami bisa sampaikan langsung ke PPS,” ucap Hartina.

Diketahui, rapat pleno terbuka tersebut dihadiri oleh beberapa perwakilan partai politik tingkat kelurahan, panwaslu kelurahan, petugas pemutakhiran data pemilih dan beberapa perangkat RT/RW di masing-masing wilayah. (B)

Penulis: Febry Jahra Lestiani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS