PT Vale Latih 30 Dokter Kolaka Tangani Darurat Jantung Lewat Program ACLS
Reporter
Minggu, 26 April 2026 / 8:18 pm
PT Vale Indonesia melalui IGP Pomalaa menggelar pelatihan ACLS bagi 30 dokter. Foto: Screenshoot Pomalaa Inpo
KOLAKA, TELISIK.ID - PT Vale Indonesia melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) bagi 30 dokter se-Kabupaten Kolaka pada 24–26 April 2026 di RS SMS Berjaya.
Program ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan tenaga medis dalam menangani kegawatdaruratan jantung secara cepat dan tepat.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan dalam memperkuat kualitas layanan kesehatan di daerah operasional.
Baca Juga: PT Vale Pamer Beras Organik hingga Hilirisasi Nikel di HUT Sultra, Tarik Antusias Pengunjung
Kegiatan menghadirkan instruktur dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia, yakni dr. Reynold Agustinus, dr. Putri Anggraeni Firdausyah, dan Tri Hadi Setiawan.
Senior Occupational Health and Hygiene Analyst PT Vale, dr. Aditya Hafria Vanani, menjelaskan peningkatan jumlah pekerja turut berbanding lurus dengan risiko penyakit, terutama penyakit akibat gaya hidup seperti jantung.
“Semakin banyak pekerja, semakin besar juga risiko penyakit, khususnya penyakit jantung. Karena itu, kami butuh tenaga medis di Kolaka dan sekitarnya yang benar-benar siap menangani masyarakat maupun pekerja kami," ujar dr Aditya.
"Ini sifatnya timbal balik, kami membantu dan berharap ke depan tenaga medis juga bisa mendukung ketika dibutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Head of Health, Safety, Environment and Risk (HSER) PT Vale, Riza Ganna, menilai pelatihan ACLS perlu dilanjutkan ke tahap berikutnya agar semakin komprehensif.
Baca Juga: Didukung 14 Bank Global, PT Vale Raih Pinjaman 750 Juta Dolar AS untuk Proyek Nikel Rendah Karbon
Ia mengatakan kegiatan ini bukan yang pertama, dan ke depan diharapkan ada tahap lanjutan, khususnya untuk paramedis seperti perawat.
"Jadi ada korelasi antara pelatihan dasar dan lanjutan, sehingga kesiapsiagaan di lapangan bisa dieksekusi dengan baik saat terjadi kondisi darurat yang membutuhkan dukungan dokter dan perawat,” jelas Riza.
Melalui pelatihan ini, PT Vale berharap tercipta sistem respons medis yang lebih cepat, terintegrasi, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kolaka, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan dan tenaga kesehatan setempat. (D-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS