Rektor UICI Sebut Kerjasama Pemkab Buton Jadi Project Indonesia

M. Risman Amin Boti

Reporter

Sabtu, 18 Desember 2021  /  7:03 pm

Rektor UICI, Prof La Ode Masihu Kamaluddin. Foto: Ist.

JAKARTA, TELISIK.ID – Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), Prof La Ode Masihu Kamaluddin mengapresiasi Pemkab Buton atas bekerjasamanya terkait pembinaan atlet dan model pemetaan talenta atlet tahun 2022.

Menurutnya, Pemkab Buton melakukan kerjasama tersebut dalam rangka menciptakan generasi para atlet untuk mampu menguasai perkembangan teknologi.

Hal itu, kata dia, menjadi kebutuhan Kemenpora dalam rekruitment dan pembinaan atlet menghadapi berbagai event olahraga.

“Karena ini menjadi kebutuhan, maka mereka (Pemkab Buton,red) berinisiatif datang menemui saya sebagai Rektor UICI,” ungkap Prof Masihu kepada Telisik.id di Jakarta, Sabtu (18/12/2021).

Prof Masihu mengatakan, Pemkab Buton akan dijadikan contoh pilot project pada kampus dipimpinnya.

Dimana, lanjut dia, dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, Buton menjadi satu-satunya daerah bekerjasama dengan UICI dalam pembinaan atlet dan model pemetaan talenta atlet.

Olehnya itu, Prof Masihu mengharapkan agar pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota terutama di daerah Sulawesi tenggara dapat melakukan terobosan yang sama seperti Pemkab Buton.

“Buton menjadi contoh pilot project terkait pemetaan talenta atlet di seluruh Indonesia (tahun 2022),” ungkap mantan Ketua Forum Rektor Seluruh Indonesia itu.

“Dari Buton untuk Indonesia,” lanjutnya.

Prof Masihu menjelaskan, kerjasama dilakukan untuk menyongsong Buton dan Kota Baubau menjadi tuan rumah bersama pada pekan olahraga provinsi (PORPROV) 2022.

Namun, dalam kerjasama pembinaan atlet dan model pemetaan talenta atlet tahun 2022 hanya dilakukan bersama Pemkab Buton. Alasannya pemerintah kota (Pemkot) Baubau tak datang.

“Pemkot Baubau tidak datang, hanya Pemkab Buton yang datang menemui saya,” kata Masihu.

Prof Masihu menambahkan, universitas yang dipimpinnya memiliki berbagai program dan semua berbasis teknologi informasi modern.

“UICI memiliki empat program studi, yaitu Bisnis Digital, Sains Data, Komunikasi Digital, dan Informatika,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara, khususunya Kota Baubau, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Buton Tengah dan Kabupaten Buton Selatan untuk meningkatkan prestasi atlet pada bidang teknologi.

Maka dengan kegiatan pemetaan tersebut dapat diketahui peta prosentasi kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki para atlet.

Baca Juga: Cegah Klaster Baru saat Nataru, UHO Berlakukan Kuliah Full Daring

Misalkan atlet dayung, Buton sudah tercatat menyumbangkan medali emas pada PON XX di Papua.

"Itu menjadi kesempatan dalam pembinaan dan pemetaan talenta berbasis IT yang dimiliki UICI,” ujar mantan Rektor Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang.

Sebelumnya, Pemkab Buton telah melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), guna pembinaan atlet dan model pemetaan talenta atlet tahun 2022.

Baca Juga: Pemda Bombana Rekrut 250 Calon Mahasiswa Kuliah Gratis di Politeknik

Penandatangan dilaksanakan Bupati Buton, La Bakry bersama Rektor UICI, Prof La Ode Masihu Kamaluddin yang disaksikan langsung oleh Menpora Zainuddin Amali di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (17/12/2021). (A)

Reporter: M. Risman Amin Boti

Editor: Fitrah Nugraha