Sempat Tersorot Tanpa Pemimpin, Koltim Kembali Bangkit dari Keterpurukan

Ela Isabella

reporter

Rabu, 22 Desember 2021  /  6:50 pm

Pj Bupati Koltim, Sulwan Abunawas beserta jajaran, pada sesi foto bersama setelah pengukuhan TPAKD di Aula Lantai 3 Kantor Bupati. Foto: Diskominfo

KOLAKA TIMUR, TELISIK.ID - Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) beberapa waktu lalu, mengalami berbagai dinamika dan persoalan yang mengharuskan daerah tanpa pemimpin.

Namun saat ini, Pemerintahan Kabupaten Koltim sudah kembali ditata secara perlahan.

Pemda Koltim terus berupaya meningkatkan kualitas dengan mempercepat pengukuhan tim akses keuangan daerah (TPAKD) yang di laksanakan di Aula Lantai 3 kantor Bupati Kolaka Timur (Koltim), Rabu (22/12/2021).

Hal tersebut dilakukan berangkat dari permasalahan yang terjadi di Indonesia, seperti tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat yang masih rendah, penyerapan pembiayaan UMKM tergolong relatif masih rendah, serta belum adanya suatu forum di daerah untuk dapat melaksanakan koordinasi dan implementasi dalam rangka mendorong percepatan akses keuangan daerah.

Baca Juga: Tetapkan Upah Minimum Pakai UU Inskonstitusional, Gubernur Khofifah Didemo Buruh

Berdasarkan radiogram Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor: T-900/634/Keuda 19 Februari 2016, tentang pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Provinsi, Kabupaten/Kota yang merupakan suatu forum koordinasi antar instansi dan stakholder terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah.

PJ Bupati Koltim, Sulwan Abunawas mengatakan, Provinsi Sultra sudah terbentuk 5 TPAKD diantaranya, TPAKD Provinsi Sultra, Kabupaten Konsel, Kota Kendari, Kabupaten Bombana dan TPAKD Kabupaten Koltim.

Baca Juga: Pelabuhan Kelas 2 Reo Buka Posko Pengawasan Jelang Nataru

"Keberadaan TPAKD di Koltim diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian, serta menciptakan perbaikan sosial dan ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.

Sulwan juga mengatakan, agar pemulihan ekonomi daerah di masa pandemi saat ini dapat segera teratasi, maka perluasan akses keuangan perlu terus dilakukan di semua wilayah Kabupaten Kolaka Timur.

"Program TPAKD ini diharapkan dapat mengangkat dan mengembangkan potensi ekonomi daerah, serta mampu mendukung program kerja pemerintah," pungkasnya. (C)

Reporter: Ela Isabella

Editor: Fitrah Nugraha