Seorang Bocah Alami Trauma karena Sering Disiksa Ibu Kandung

Ahmad Sadar

Reporter

Sabtu, 27 Februari 2021  /  9:51 am

Fikri yang sering disiksa ibu kandungnya. Foto: screenshot/Video Facebook

MEDAN, TELISIK.ID - Seorang bocah laki-laki asal kecamatan Pancur Batu, Kota Medan, sering mendapatkan perlakuan kasar hingga mengalami trauma berat, disebabkan sang ibu kandung yang sering menyiksanya.

Tak kuat dengan perlakuan ibunya, bocah yang bernama Fikri itupun terpaksa lari dari rumah menuju kediaman saudara ibu kandungnya.

Sesampainya di sana, bocah malang ini pun menceritakan kelakuan sang ibu yang sering menyiksanya itu.

Dengan berlinang air mata Fikri pun membeberkan bahwa Ia sering dipukuli dengan cara ditendang bahkan dihantam menggunakan martil pada bagian kepalanya.

Pengakuan bocah 9 tahun itu terdapat pada video rekaman yang diunggah saudara ibu kandungya yakni Sri Sumanti, di akun facebook pribadinya.

Terlihat pada video tersebut, Fikri diajak pulang oleh ibu kandungya namun ia menolak dan masih trauma atas kelakuan orang tuanya itu.

Dalam unggahan facebook Sri Sumanti yang juga saudara ibu kandungya menuliskan, bahwa Ia telah merawat Fikri sejak bayi hingga berumur 8 tahun. Namun ketika besar, diambil secara paksa oleh orang tua kandungya.

"Udah besar diambil secara paksa cuma mau disiksa, sampai-sampai dia trauma mendalam. Setahun sama orang tua kandungnya dia lari lagi ke pelukan saya. Tadi malam dia lari. Jatuh bangun nggak ngerasa capek hanya buat ke rumah saya sejauh lebih kurang 20 km," tulis Sumanti di akun Facebooknya, dikutip pada Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: Patut Dicontoh, Warga Patungan Beli Aspal dan Perbaiki Jalan

Fikri yang saat itu lari dari rumah dan menuju kediaman Sumanti ternyata dijemput balik oleh ibu kandungya.

"Nggak lama dijemput paksa lagi sama orang tuanya yang nggak ada kasih sayangnya sedikit pun, si anak dimartil dipukul pakai tangkai sapu, ditendang, disuruh nimba air hanya buat mandi mereka," lanjut Sumanti.

Tak hanya sampai disitu, dalam videonya Fikri tampak mengakui bahwa selain menyiksanya tiap hari, sang ibu juga ternyata menyuruhnya untuk mencuri.

"Mama yang nyuruh curi cabe tetangga," kata Fikri.

Selain itu, video itu juga memperlihatkan adu mulut antara Sumanti dan ibu kandung Fikri yang tidak mengakui kesalahannya.

"Tolong bantu saya diapai orang tua macam ini. Pihak yang berwajib adakah perlindungan buat si anak ini," kata Sumanti. (C)

Reporter: Ahmad Sadar

Editor: Haerani Hambali

TOPICS