Sosok Sahril Helmi: Jurnalis Metro TV Tulang Punggung Keluarga Tewas dalam Ledakan Speed, Ditemukan Kenakan Kaos Wartawan Peduli
Reporter
Minggu, 09 Februari 2025 / 1:03 pm
Sahril Helmi, jurnalis Metro TV korban kecelakaan speedboat Basarnas Ternate pada 2 Februari 2025. Foto: Instagram@sahrilhelmi
TERNATE, TELISIK.ID - Tangis Helmi pecah saat jasad putranya, Sahril Helmi, ditemukan. Ia adalah seorang jurnalis Metro TV yang menjadi korban ledakan speedboat Basarnas di perairan Maluku Utara.
Sahril yang sempat dinyatakan hilang selama enam hari akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kenyataan pahit ini mengguncang keluarga, terutama ayahnya yang mengandalkan Sahril sebagai tulang punggung keluarga.
Kronologi Ledakan Speedboat Basarnas
Sahril Helmi menumpang speedboat Basarnas dalam rangka peliputan pencarian nelayan hilang. Kapal yang ditumpanginya, Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 SAR, meledak tiba-tiba di perairan Oba, Kota Tidore Kepulauan.
Kejadian itu terjadi pada Minggu (2/2/2025), menyebabkan seluruh awak kapal terhempas ke laut.Sejumlah korban selamat berhasil ditemukan oleh kapal cepat KM Cantika Lestari 10 yang sedang berlayar.
Namun, empat orang dinyatakan meninggal dunia, termasuk Sahril Helmi. Proses pencarian jasadnya berlangsung selama enam hari hingga akhirnya ditemukan di pesisir Desa Sabatang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan.
Baca Juga: Calon Gubernur Benny Laos Tewas Akibat Ledakan Speedboat di Taliabu
Daftar Korban Selamat dan Meninggal Dunia
Korban selamat:
1. Kasi Ops Basarnas M Syahran Laturua
2. Ryan Azur Ali (PNS SAR Kota Ternate)
3. Hamja Djirun (PNS SAR Kota Ternate)
4. Darmanto Rauf (PNS SAR Kota Ternate)
5. Maretang (PNS SAR Kota Ternate)
6. Bripka Irwan Idris (anggota Ditpolairud Polda Malut)
7. Bripda Putra Nusantara Ruslan (anggota Ditpolairud)
Korban meninggal dunia:
1. Bharatu Mardi Hadji (anggota Ditpolairud Polda Malut)
2. Fadli M Malagapi (anggota Basarnas Ternate)
3. M Riski Esa (anggota Basarnas Ternate)
4. Sahril Helmi (jurnalis Metro TV)
Tangis Keluarga Saat Jasad Sahril Ditemukan
Jasad Sahril ditemukan mengenakan kaos bertuliskan "Wapena" atau Wartawan Peduli Bencana. Helmi, ayahnya, tak kuasa menahan kesedihan saat melihat jasad anaknya.
"Syahril itu dari kecil bercita-cita menjadi penulis. Dia tulang punggung keluarga kami," ungkap Helmi, seperti dikutip dari Tribunnews, Minggu (9/2/2025).
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Metro TV dan tim pencarian.
"Kami berterima kasih kepada Metro TV yang mendampingi kami mencari anak kami," kata Helmi.
"Kami juga berterima kasih kepada TNI AL, Pemda Maluku Utara, dan Basarnas," tambahnya.
Baca Juga: Sosok Muhammad Saleh Mukadam: Anggota DPRD Tak Sengaja Ledakan Senjata ke Warga di Momen Acara Adat
Proses Evakuasi dan Identifikasi Jasad
Tim SAR gabungan menemukan jasad Sahril di pesisir Pantai Tanjung Neraka pada Sabtu (8/2/2025) pukul 10.25 WIT. Lokasi penemuan berada sekitar 50 mil laut dari titik ledakan.
“Diduga kuat jasad ini adalah jurnalis Metro TV, Sahril Helmi,” kata Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani.
Jasadnya segera dievakuasi ke RSUD Labuha untuk identifikasi lebih lanjut. Keluarga memastikan bahwa jasad tersebut adalah Sahril Helmi melalui panggilan video.
“Pihak keluarga memastikan jasad yang ditemukan adalah Sahril,” jelas Iwan.
Pemakaman Sahril Helmi
Jasad Sahril akan dimakamkan di kampung halamannya, Bisui, Gane Timur Tengah.
"Jenazah akan dimakamkan di Bisui, Gane Timur Tengah," ujar Helmi.
Sahril Helmi dikenal sebagai jurnalis yang berdedikasi dan bergabung dengan Metro TV sejak 2023. Kini, ia berpulang saat menjalankan tugasnya di lapangan. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Fitrah Nugraha
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS