Sudrajat Sosok Penjual Es Gabus Viral, Dirundung Aparat hingga Trauma
Reporter
Rabu, 28 Januari 2026 / 12:48 pm
Sudrajat, penjual es gabus viral, mengaku mengalami kekerasan aparat hingga trauma dan enggan kembali berdagang. Foto: Repro Kumparan.
JAKARTA, TELISIK.ID - Nama Sudrajat mendadak menjadi perbincangan luas di media sosial setelah pengakuannya sebagai penjual es gabus yang diduga mengalami kekerasan fisik saat diamankan aparat di Jakarta Pusat.
Peristiwa tersebut kini tengah didalami Polres Metro Jakarta Pusat menyusul derasnya sorotan publik terhadap penanganan kasus tersebut.
Kasus ini bermula pada Sabtu, 24 Januari 2026, ketika Sudrajat diamankan di wilayah Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.
Saat itu, ia disebut dituduh menjual es berbahan gabus atau spons, tuduhan yang kemudian dibantah melalui hasil uji laboratorium yang menyatakan dagangannya aman dikonsumsi. Namun, proses pengamanan itulah yang kemudian memicu polemik.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan alasan kepolisian baru menelusuri dugaan penganiayaan tersebut setelah isu itu viral di media sosial.
Menurutnya, pada pemeriksaan awal di Polsek Kemayoran, Sudrajat tidak menyampaikan adanya kekerasan fisik yang dialaminya.
“Kami pun baru dapat informasi karena kemarin kita belum dapat info. Selama pemeriksaan di Polsek Kemayoran, Pak Sudrajat tidak menyampaikan adanya informasi mendapat penganiayaan,” kata Roby, seperti dikutip dari Antara, Rabu (28/1/2026).
Roby menegaskan, pihaknya akan berhati-hati dalam menangani perkara ini dan melakukan klarifikasi ulang atas berbagai informasi yang beredar. Klarifikasi tersebut diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara pengakuan Sudrajat di media sosial dengan fakta-fakta yang terjadi saat ia diamankan aparat.
“Kami akan mengklarifikasi apakah yang disampaikan di media sosial itu benar adanya atau tidak,” ujarnya.
Di sisi lain, dalam liputan Kompas TV, Sudrajat mengungkapkan pengalaman pahit yang ia alami selama proses interogasi. Ia mengaku mendapat intimidasi, disekap, dan dianiaya oleh oknum aparat hingga mengalami luka memar di wajah serta bahu. Pengalaman tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi dirinya.
Baca Juga: Sosok Pengusaha Malaysia yang Viral Dinikahi Mualem, Berikut Daftar Istrinya
Sudrajat juga mengaku kapok untuk kembali berjualan es gabus di Jakarta. Ia menyebut peristiwa itu membuatnya takut berinteraksi dengan aparat dan khawatir kejadian serupa terulang. “Saya jadi trauma, sampai sekarang masih takut kalau ingat kejadian itu,” ungkap Sudrajat dalam tayangan Kompas TV.
Pengakuan tersebut memicu reaksi luas dari masyarakat, termasuk desakan agar aparat terkait melakukan evaluasi dan memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai prosedur. Publik juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap pedagang kecil agar tidak menjadi korban perlakuan yang tidak semestinya.
Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap kronologi sebenarnya. Pendalaman dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi serta menelusuri prosedur pengamanan yang dilakukan aparat di lapangan. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS