Telur Tembus Rp 80 Ribu di Baubau, Pedagang Sebut MBG Picu Lonjakan Harga

Elfinasari, telisik indonesia
Sabtu, 14 Maret 2026
0 dilihat
Telur Tembus Rp 80 Ribu di Baubau, Pedagang Sebut MBG Picu Lonjakan Harga
Harga telur tertinggi di Kota Baubau mencapai Rp 80 ribu/rak dan terendah Rp 72 ribu/rak. Foto: Elfinasari/Telisik

" Sepekan jelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, harga telur ayam di Pasar Karya Nugraha, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai Rp 80 ribu per rak "

BAUBAU, TELISIK.ID — Sepekan jelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, harga telur ayam di Pasar Karya Nugraha, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai Rp 80 ribu per rak.

Kenaikan tersebut diduga dipengaruhi oleh tingginya permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah seorang pedagang telur, Reni, mengaku harga telur naik drastis saat ini. Ia menjual telur dengan harga berkisar antara Rp 72 ribu hingga Rp 80 ribu per rak.

“Baru dua hari lalu naik,” ungkapnya saat diwawancarai telisik.id, Sabtu (14/3/2026).

Baca Juga: Kuasa Hukum Korban Minta Polres Konawe Selatan Ambil Alih Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tinanggea

Sebelumnya, telur berukuran paling besar dijual dengan harga sekitar Rp 70 ribu/rak. Namun, kini harga untuk ukuran yang sama telah mencapai Rp 80 ribu/rak.

Reni menjelaskan bahwa telur yang dijualnya didatangkan dari Kota Makassar. Ia juga menyebutkan bahwa kenaikan harga terjadi karena pasokan telur yang sedang terbatas.

“Telur sekarang langka, makanya harganya naik. Mungkin juga karena banyak digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Keisya, juga menjual telur dengan harga yang sama, yakni mulai dari Rp 72 ribu hingga Rp 80 ribu/rak.

“Memang sudah naik. Sebelumnya harga paling tinggi hanya sekitar Rp 70 ribu,” katanya.

Menurutnya, harga telur sering mengalami fluktuasi dan tergantung pada kondisi pasokan di pasaran.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Sari, mengaku terpaksa membeli telur dalam jumlah lebih sedikit akibat kenaikan harga. Ia mengatakan baru saja membeli setengah rak telur seharga Rp 37 ribu.

Baca Juga: Pabrik Milik Pemkab Muna Mulai Olah Jagung yang Diserap Bulog Raha

“Biasanya saya beli satu rak seharga Rp 60 ribu. Tapi karena sekarang yang paling besar harganya Rp 80 ribu, jadi saya beli setengah rak saja,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa sebelum Ramadan harga telur sekitar Rp 60 ribu per rak. Saat Ramadan harga sempat naik hingga Rp 70 ribu, dan kini telah mencapai Rp 80 ribu/rak.

Sari mengaku terkejut dengan kenaikan harga telur yang cukup tinggi.

“Mungkin karena sudah dekat Lebaran, jadi harganya naik,” keluhnya. (A)

Penulis: Elfinasari

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga