Dapur SPPG MBG di Muna Barat Belum Penuhi Standar Terancam Ditutup Permanen
Aldin, telisik indonesia
Sabtu, 14 Maret 2026
0 dilihat
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, saat kunjungan kerja dan safari Ramadan di rumah jabatan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, Sabtu (14/3/2026). Foto: Aldin/Telisik
" Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Muna Barat (Mubar), belum memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN) dan mendapat sorotan dari Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka "

MUNA BARAT, TELISIK.ID - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Muna Barat (Mubar), belum memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN) dan mendapat sorotan dari Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka.
Gubernur Andi Sumangerukka meninjau dapur SPPG yang menyediakan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mubar yang dirangkaikan dengan safari Ramadan di wilayah ini, Sabtu (14/3/2026).
Andi Sumangerukka menegaskan, setiap dapur SPPG sudah memiliki standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Namun, ia masih menemukan dapur yang belum memenuhi standar di Mubar.
Baca Juga: Gubernur Sultra Andi Sumangerukka Hambur Bantuan di Muna
"Kita lihat tadi ada beberapa yang belum memenuhi standar dan kita akan memberikan teguran pada dapur tersebut," tegas Andi Sumangerukka saat diwawancarai telisik.id.
Ia mengatakan, dapur SPPG Kecamatan Sawerigadi sudah berkali-kali ditegur oleh Pemkab Mubar. Namun, pengelola masih mengabaikan sehingga kejadian ini nantinya akan dilaporkan ke BGN.
"Kita akan memberikan masukan secara berjenjang kepada BGN bahwa kondisinya seperti itu," jelasnya.
Andi Sumangerukka juga meminta kepada yayasan yang mendapatkan pembangunan SPPG harus sesuai dengan standarnya.
Sementara itu Bupati Mubar, La Ode Darwin, mengatakan Pemkab Mubar akan membentuk tim untuk melakukan pengecekan, investigasi kepada dapur yang bersangkutan, kemudian akan diberikan teguran.
Baca Juga: Telur Tembus Rp 80 Ribu di Baubau, Pedagang Sebut MBG Picu Lonjakan Harga
"Kita selaku Pemda Mubar akan melakukan pengawasan terhadap dapur-dapur di Mubar, kalau standarnya tidak memenuhi syarat maka akan dikenakan teguran. Jadi teguran itu sebanyak tiga kali, dan kalau teguran itu tidak diindahkan, maka dapur itu akan ditutup," tegasnya.
Darwin juga mengatakan, dari hasil rapat di Kota Kendari bersama BGN, semua dapur yang ada di Mubar belum ada yang memenuhi standar grade A.
"Namun itu diberikan waktu untuk melakukan perbaikan-perbaikan dan akan dicek kembali. Kalau tidak memenuhi syarat dengan jangka waktu yang diberikan, maka akan ditutup permanen dan diganti dengan dapur yang baru," jelas Darwin. (B)
Penulis: Aldin
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS