Tepis Tudingan Timbun Minyak Goreng, Begini Penjelasan Pegawai Alfa Midi Konawe

Aris Syam

Reporter

Minggu, 06 Maret 2022  /  3:14 pm

Suasana stok minyak goreng di gudang Alfa Midi Kelurahan Tumpas dalam keadaan kosong. Foto: Aris Syam/Telisik

KONAWE, TELISIK.ID - Baru-baru ini telah beredar posting di Facebook tentang tudingan penimbunan minyak goreng di salah satu Alfa Midi di Kelurahan Tumpas Kabupaten Konawe.

Akun Facebook bernama Ridwan Lasim menuliskan: Sepertinya benar kata orang jika ada oknum di toko retail, yang coba memanfaatkan kelangkaan minyak. Dengan menumpuk minyak.

Kemudian ia menceritakan kronologi saat berkunjung ke Alfa Midi tersebut, jika Sabtu (5/3/2022), sekitar pukul 23.00 Wita, ia mendapati mobil sedang membongkar muatan di Alfamidi depan Pegadaian Unaaha, Konawe.

"Saya melihat persis minyak goreng diturunkan dan dimasukan dalam toko. Namun ketika istri saya masuk, katanya minyak kosong," bebernya dalam postingan Facebook.

"Saya langsung turun dari mobil, menanyakan bukannya tadi yg diturunkan beberapa dos isinya minyak. Karena mulai kelabakan ditanya, akhirnya kasirnya mengaku, ada minyaknya pak tp itu untuk orang toko," lanjut Ridwan dalam postingan Facebooknya.

"Jadi tidak jual? Iya pak, jawabnya. Kita tanya sj bos saya. Saya pun bertemu bosnya. Setelah debat jawabannya sama tidak jual. Hanya ut anak toko. Tidak mau ribut kami pun meninggalkan alfamidi," tambahnya.

Baca Juga: Atasi Minyak Goreng Langka dan Mahal, Disperindag Konawe Bakal Gelar Pasar Murah

Postingan yang diunggah Ridwan Lasim beberapa jam lalu itu, sontak mendapatkan komentar dari beberapa netizen yang ikut juga menuding praktek penimbunan minyak goreng di Alfa Midi tersebut.

"Demo saja alfamidi itu depan pegadaian karena merka main timbun, biasa perusahaan orcin," Kata Ibrahim Khatab dalam komentarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Toko Alfa Midi, Ahmad Yani menjelaskan, jika memang benar semalam itu datang stok minyak goreng, tapi stok yang datang itu terbatas dan para karyawan yang beli.

"Benar yang datang cuma satu dos semalam, tapi karyawan yang beli, dan itu juga stok sedikit, andaikan banyak yang datang, pasti kita jual untuk konsumen juga, karena kita juga biar pegawai butuh minyak goreng," katanya saat dikonfirmasi Telisik.id, Minggu (4/3/2022).

Baca Juga: Stok Berkurang, Minyak Goreng di Reok Manggarai NTT Dijual di Atas HET

Bahkan ahmad juga memperlihatkan langsung kepada Telisik.id, stok yang ada di gudang serta catatan komputer kasir. benar saja semua dalam keadaan kosong.

"Sudah lama stoknya kosong di sini, kita tidak tau kapan lagi baru datang," jelasnya.

Ahmad bilang, penyebab cepat habisnya stok minyak goreng di tempatnya, dikarenakan kebanyakan masyarakat dobol membeli, sehingga orang lain tidak kebagian.

"Biasanya satu keluarga datang beli, biasa anaknya datang beli, terus ibunya lagi datang, itu yang saya perhatikan selama ini," pungkasnya. (A)

Reporter: Aris Syam

Editor: Kardin