UMKM Perlu Terapkan Strategi Adaptif Tingkatkan Daya Saing di Era Digital
Reporter
Selasa, 30 Juni 2026 / 9:07 pm
Pelaku UMKM memanfaatkan perangkat digital untuk mengelola usahanya di tengah upaya meningkatkan daya saing melalui inovasi produk, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi. Foto: info.populix.co
KENDARI, TELISIK.ID - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu menerapkan strategi yang tepat agar mampu bertahan sekaligus meningkatkan daya saing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
Kemampuan beradaptasi dengan perubahan pasar menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberlangsungan usaha di era digital.
Dilansir dari binus.ac.id, Selasa, (30/6/2026), terdapat delapan strategi yang dapat diterapkan pelaku UMKM untuk memperkuat usahanya.
Baca Juga: 10 Bakal Calon Rektor UHO Kendari Berebut Posisi Tiga Besar, Pegawai Kampus WFH
Strategi tersebut meliputi meningkatkan pemasaran melalui media digital, menetapkan harga yang kompetitif sesuai kualitas produk, memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional, serta melakukan promosi secara kreatif agar mampu menjangkau lebih banyak konsumen.
Selain itu, pelaku UMKM juga didorong membangun ciri khas produk sebagai pembeda dari kompetitor, menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar, serta memberikan pelayanan terbaik guna meningkatkan loyalitas pelanggan.
Di era digital, tantangan seperti ketatnya persaingan, keterbatasan modal, dan rendahnya literasi teknologi masih menjadi hambatan bagi sebagian pelaku UMKM. Karena itu, peningkatan kemampuan melalui pelatihan, inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah penting agar usaha dapat terus berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat. (C)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS