Viral Guru Adu Jotos dengan Siswa Gegara Dibilang Miskin, Begini Penjelasannya

Ahmad Jaelani

Reporter

Kamis, 15 Januari 2026  /  10:06 am

Perseteruan guru dan siswa di SMK 3 Tanjung Jabung Timur viral, Disdik Jambi turun tangan mendalami kejadian tersebut. Foto: Screenshot Video.

JABUNG TIMUR, TELISIK.ID - Perseteruan guru dan siswa di SMK 3 Tanjung Jabung Timur viral di media sosial, memicu respons cepat Dinas Pendidikan Jambi dan aparat setempat.

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi memastikan akan mendalami secara menyeluruh perseteruan antara oknum guru mata pelajaran bahasa Inggris dan sejumlah siswa di SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Insiden tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial setelah rekaman video kericuhan di lingkungan sekolah beredar dan menuai perhatian publik.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Muhammad Umar, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah awal dengan menurunkan tim terkait ke sekolah tersebut.

Ia menegaskan penanganan akan melibatkan bidang Guru dan Tenaga Kependidikan serta bidang Sekolah Menengah Kejuruan guna memperoleh gambaran utuh kejadian di lapangan.

Baca Juga: Lahan Pasar Wakuru Milik Pemkab, Bupati Muna Siapkan Kios Korban Kebakaran

“Kami akan mendalami kejadian ini, dan secepatnya tim bidang guru dan tenaga pendidikan bersama bidang SMK Disdik akan turun ke SMKN 3 Tanjab Timur,” ujar Muhammad Umar di Jambi, seperti dikutip dari Antara, Kamis (15/1/2026).

Ia menyayangkan peristiwa tersebut karena sekolah seharusnya menjadi ruang belajar yang aman, kondusif, serta menjunjung nilai pendidikan dan saling menghormati.

Umar juga mengimbau seluruh warga sekolah agar bersikap bijak dalam menyikapi persoalan, sehingga proses pembelajaran dapat kembali berjalan normal. Menurutnya, terhadap oknum yang terlibat akan dilakukan pembinaan sebagai upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Kami akan berkoordinasi dengan BKD Provinsi Jambi terkait penanganan hasil dari pembinaan tersebut,” jelasnya.

Dari sisi penegak hukum, Kapolsek Berbak, Iptu Hans Simangunsong, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian bersama unsur terkait akan mengupayakan penyelesaian melalui jalur mediasi.

“Ya benar, kita akan mediasi hari ini terkait persoalan ini bersama pihak sekolah, guru, dan pihak terkait lainnya. Mudah-mudahan ada titik terang,” ungkapnya saat dihubungi.

Camat Berbak, Nopi Ariansyah, juga menyampaikan hal serupa. Ia menyebutkan bahwa proses mediasi langsung dilakukan dengan melibatkan orang tua siswa, kepolisian, Babinsa, serta pihak komite sekolah.

“Sekarang kita sedang upayakan mediasi, melibatkan Babinsa, Polsek Berbak, dan pihak komite di sekolah itu,” kata Nopi di Tanjung Jabung Timur.

Menurut Nopi, insiden yang menghebohkan media sosial tersebut diduga bermula dari kesalahpahaman saat guru memberikan arahan kepada siswa. Situasi yang awalnya berupa adu argumen kemudian berkembang menjadi kericuhan.

Baca Juga: Viral Link Video TikToker Cantik Parera 11 Menit Beredar, Begini Penjelasannya

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi tiga menit dua puluh delapan detik yang memperlihatkan cekcok antara seorang guru dan beberapa siswa di SMK 3 Tanjung Jabung Timur, Kecamatan Berbak.

Dalam rekaman itu, adu mulut terlihat berlangsung cukup panas sebelum situasi berubah ricuh dan diduga berujung pada pengeroyokan terhadap guru bersangkutan.

Video lain yang beredar setelah kejadian juga menampilkan guru tersebut mengejar sejumlah murid dengan membawa senjata tajam jenis celurit. Aparat dan pemerintah setempat menegaskan bahwa seluruh rangkaian peristiwa akan ditangani sesuai prosedur, dengan mengedepankan klarifikasi, pembinaan, serta penyelesaian yang melibatkan semua pihak terkait. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS