"Bisa dibayangkan bagaimana nasib anak-anak ini selama pandemi. Mereka adalah anak-anak kita, pejuang, penerus, dan pengganti kita dimasa depan. Jika mereka tidak mendapatkan pendidikan yang sama sesuai standar nasional, tentu ini sangat memprihatinkan. Inilah salah satu permasalahan nyata dialamai daerah kepulauan, yang wajib kita perjuangkan, agar pembagian kue bisa merata," katanya.
"Daerah Sultra merupakan salah satu daerah kaya, kita memiliki keluatan luar biasa, pertambangan, daratan, pertanian, hingga perkebunan, tetapi sampai hari ini masih miskin dan termiskin," keluhnya.
Baca juga: Nakes Mogok dan Segel Posko Satgas COVID-19 Sultra, Honor 6 Bulan Belum Dibayar
Baca juga: PT VDNI Menunggak Pajak Air Permukaan Rp 26 Miliar
Baca juga: Puteri Indonesia 2020 Hadir Memberi Motivasi di SMAN 1 Kendari
