Baca Juga: Sepi Pembeli, Penjual Ikan Asin di Kendari Rugi Hingga Puluhan Juta Rupiah
"Kami sudah bergerak untuk memastikan ketersediaan minyak goreng aman di beberapa tempat. Secara umum sudah kami pastikan, tinggal beberapa tempat yang menyampaikan laporan kekosongan, itu di karenakan masih ada gelombang besar pembeli yang panik akan kehabisan stok," jelasnya.
Terkait lapak yang kosong, kata dia, hal tersebut diakibatkan karena terlambatnya distribusi, dan masih ada gelombang masyarakat yang melakukan pembelian secara besar-besaran. Namun dinyatakan, secara umum stok minyak goreng di Sultra masih tercukupi.
“Satgas pangan akan terus meninjau proses distribusi, guna memastikan stok minyak tetap tersedia dan terdistribusi dengan baik ke masyarakat. Kita pastikan tidak ada penyelewengan maupun penyimpangan yang tidak sesuai peruntukannya,” katanya.
Baca Juga: Ikuti Instruksi Menteri, Disperindag Hentikan Operasi Pasar Minyak Goreng
