"Penjelasan untuk ini, akan dilakukan via zoominar, 9 September 2022," tutur Yusuf sebagai pencetus acara ini.

Proses penghargaan ini secara keseluruhan terdiri dari lima tahap. Pertama, sosialisasi -  pendaftaran dengan mengirim proposal dan video. Kedua, penjurian oleh Tim Juri  (akademisi, budayawan, pelaku seni, wartawan kebudayaan, dan wakil PWI). Ketiga, presentasi dan verifikasi 10 bupati/wali kota yang proposal dan videonya terbaik. Keempat, pengumuman nominator penerima AK-PWI 2022. Kelima, penerimaan penghargaan pada puncak HPN 2022, yang tradisinya dihadiri presiden.  

Baca Juga: Polemik Pembubaran BSNP, Komisi X DPR Bakal Panggil Menteri Nadiem

Baca Juga: DPRD Kota Kendari Tetapkan Tiga Raperda Retribusi Menjadi Perda

Sejak pertama kali diselenggarakan pada HPN Lombok 2016 era Ketua Umum PWI Margiono, hingga HPN 2020, dan 2021 era Atal S. Depari, sudah 27 bupati/wali kota yang menerima penghargaan tersebut.