"Ini artinya, para siswa yang telah berlatih di BLK Kendari, terkait dengan penempatan mereka, tidak hanya menjadi anak binaan dan tanggung jawab kami di BLK Kendari saja, tetapi juga menjadi anak dan sekaligus menjadi tanggung jawab bersama dari Pak Gubernur Sultra dan Pak Ketua DPRD Sultra, Pak Bupati dan wali kota dalam wilayah Sultra serta Kadin Sultra serta Pimpinan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang ada di Sultra," urainya.
"Jika demikian, maka semua pihak harus ikut bertanggung jawab dalam hal pemberdayaan dan penempatan siswa pelatihan alumni BLK Kendari sehingga keterampilan mereka tidak tumpul, dan sekaligus mereka dapat bekerja sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya," sambungnya.
Baca juga: Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Kota Kendari Sementara Ditiadakan
Baca juga: Penumpang Kapal Pelni Baubau Masih Berlaku Normal
Atas hal itu pula, mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kemnaker RI ini berharap, dengan adanya kerjasama yang baik dengan semua pihak, BLK Kendari bisa menjadi lembaga pelatihan yang menciptakan angkatan kerja kompeten sesuai kebutuhan pasar kerja baik di dunia usaha dan industri di Sultra.
